PASIR PENGARAIAN, Riauin.com - Ribuan guru dan santri Ponpes Raudhatul athfal (IGRA) Kabupaten Rokan hulu rabu (20/09/2017) pagi menggelar praktek ilmu manasik haji.
Aara pembukaan dihadiri kasubbag tata usaha kemenag Rohul , Zulkifli syarif, Kasi pendidikan Islam Rusli, S,ag Kasi bina Masyarakat Kemenag Rohul, martillevi saleh, para guru raudhatul athfal, 1055 orang peserta didik raudhatul athfal, beserta orang tuanya.
Kegiatan ini berlangsung di halaman kantor Bupati Rokan hulu, dan dibuka oleh asisten 2 setda Rokan hulu, bidang ekonomi pembangunan, Ir.M.ruslan M.si, ditandai dengan pelepasan balon yang membawa untaian tulisan manasik haji.
dalam kegiatan manasik haji ini, 1055 orang peserta didik raudatul athfal mempraktekkan Rukun haji, diantaranya niat, ihram, thawaf, sa'i, wukuf, tahalul, dan tertib.
Kasubag tata usaha Kantor Kementrian agama Rohul, Zulkifli syarif s.ag, M.pd, mengatakan, pihaknya bangga dengan pelaksanakan kegatan ini, karena kegiatan ini memperkenalkan keaktifan 43 lembaga Raudhatul athfal yang ada di rokan hulu
"kedepannya kemenag Rohul bakal memberikan pos anggaran yang lebih untuk kegiatan event tahunan igra Rohul tersebut," kata zulkifli.
Sementara itu, Ketua IGRA Rohul, Siti Rohmah menyampaikan, IGRA Rohul melaksanakan kegiatan manasik haji ini untuk memperkenalkan ibadah haji kepada anak-anak di usianya yang dini, agar setelah besar nanti anak-anak tersebut bercita-cita untuk melaksanakan ibadah haji ke tanah suci mekkah," jelas siti.
IGRA Kabupaten Rokan hulu saat ini membina 1.617 orang peserta didik dari 43 Raudatul athfal, dan memiliki 197 tenaga pendidik yang terdiri dari 9 orang PNS, dan 191 orang honorer, proses belajar mengajar di RA dibiayai oleh yayasan atau orang tua peserta didik, dan bantuan operasional pendidikan dari Kemenag Rohul. ,"Namun, penerimaan gaji guru yang minim, membutuhkan perhatian pemerintah," tutur siti.
Sementara menanggapi persoalan guru RA Rohul tersebut, asisten II setda Kabupaten Rokan hulu, Ruslan mengatakan, pihaknya bakal mencarikan solusi untuk bisa memberikan bantuan kepada RA, dan lembaga serta yayasan pendidikan lainnya yang 2 tahun lalu pernah menerima bantuan keuangan dari dana hibah tersebut," terang ruslan. (yus)