Kompol Andrie Setiawan/foto:tsi RIAUIN.COM - Sebanyak 34 orang tersangka pelaku pembakaran hutan dan lahan berhasil diamankan Subdit Tipidter Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau dalam rentang waktu Januari hingga September 2023.
Akibatnya, total 1.223 Hektar (Ha) lahan di 8 kabupaten/kota di Riau sudah terbakar. Lahan yang paling luas terbakar berada di Kota Dumai 816,5 Ha, Kabupaten Bengkalis 339,5 Ha, Rokan Hilir 26 Ha, Indragiri hilir 16,5 Ha, Pelalawan 15 Ha, Kuantan Singingi 7 Ha, Rokan Hulu 1,5 Ha dan Polresta Pekanbaru 1 Ha.
Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Riau, Kompol Andrie Setiawan menjelaskan, dari 34 tersangka tersebut terdapat 35 Laporan Polisi (LP) yang di tangani oleh penyidik. Namun kasus terbanyak ditangani di Polres Rokan Hilir (Rohil).
"Dari 34 orang tersangka itu, terdapat 35 perkara atau kasus yang ditangani berkasnya oleh penyidik. Paling banyak ditangani Polres Rohil yakni 11 orang tersangka," kata Andrie Setiawan, Jumat (06/10/2023).
Dijelaskan Andrie, terdapat 8 Polres di wilayah Polda Riau yang menangani kasus karhutla yang terdiri dari Polres Rokan Hilir 10 kasus dan 11 tersangka, Polres Indragiri Hilir 6 tersangka dengan 6 kasus, Dumai 6 tersangka dan 6 kasus, dan Bengkalis 3 tersangka dengan 6 kasus.
Berikutnya Polres Kuansing menangani 4 perkara dengan 4 tersangka, Polresta Pekanbaru 1 tersangka, Rokan Hulu 1 tersangka dan terakhir Polres Pelalawan menangani 2 tersangka dengan 1 kasus.
"Sebagian dari berkas perkara sudah ada yang dilimpahkan ke kejaksaan namun untuk kasus yang menjerat korporasi saat ini masih nihil," katanya.-dnr