Total 1.441 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat


Jumat, 06 Oktober 2023 - 08:47:32 WIB
Total 1.441 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat Ilustrasi/foto:Ferdian Eriandy

RIAUIN.COM - Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 1.441 titik panas (hotspot) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera. Keseluruhan hotspot itu terdeteksi di 8 provinsi. Hotspot terbanyak berada di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang berjumlah 998 titik.

"Di Provinsi Jambi 74 titik, Bengkulu 5, Lampung 189, Sumatera Barat 48, Sumatera Utara 2, Kepulauan Riau 1, Bangka Belitung 105 titik, dan Riau 20 titik," kata Forecaster on Duty BMKG SSK II Pekanbaru, Anggun R, Jumat (6/10/2023).

Khusus di Riau, 20 titik hotspot itu berada di Kabupaten Bengkalis 5 titik, Kuansing 2, Pelalawan 3, Inhil 3 dan Inhu 7 titik. Jarak pandang pada pagi hari berkisar antara 2 sampai 5 kilometer dengan status udara kabur. 

"Pekanbaru, Indragiri Hulu, Dumai, Kampar dan Pelalawan jarak pandang 2 hingga 5 kilometer dengan status udara kabur. Kota Dumai jarak pandang 5 kilometer," jelasnya.

Sementara cuaca di Kota Pekanbaru dan sekitarnya hingga sore hari cerah berawan. Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siak, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru.

 Sesuai data ter-update BMKG Jumat (6/10/2023) pagi, kualitas udara di Kota Pekanbaru tergolong tidak sehat. Hal ini tertera pada grafik yang menyentuh garis kuning dengan angka 68,00 µgram/m3.

Soal kondisi kualitas udara, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Ramlan menjelaskan, bahwa hal ini masih dibawah ambang batas.

"Kualitas udara sudah cenderung turun sering turun hujan di Kota Pekanbaru dan beberapa wilayah lainnya. Kualitas udara yang tidak sehat ini masih dibawah ambang batas atau kecil dari 150 mikrogram/m3. Namun demi menjaga kesehatan, sebaiknya menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah agar terhindar dari segala efek yang diakibatkan oleh polutan," kata Ramlan.