Kapolresta Pekanbaru Kombes Jefri RP Siagian/foto:dnr RIAUIN.COM - Polresta Pekanbaru menurunkan 93 personil lebih dalam Operasi Zebra Lancang Kuning 2023. Operasi yang digelar selama 14 hari kedepan ini juga dibackup oleh personil TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Jasa Raharja.
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Jefri RP Siagian mengungkapkan, sasaran dari Operasi Zebra kali ini adalah penindakan kepada para pengguna jalan yakni pengendara mobil dan motor.
"Dalam operasi ini, ada beberapa poin penting bagi pengendara yang perlu dihindari, yakni menggunakan ponsel saat berkendara, berkendara dibawah umur, berboncengan lebih dari dua orang untuk pengendara motor dan menggunakan knalpot brong," kata Jefri usai memimpin apel kesiapan pelaksanaan Ops Zebra Lancang Kuning 2023 di halaman depan Mapolresta Pekanbaru, Senin (4/9/2023) pagi.
Lanjut Jefri, pengendara juga dilarang untuk melawan arus, dan wajib menggunakan helm SNI. Bagi pengendara mobil yang tidak menggunakan safety belt juga akan ditilang.
"Bagi pengendara yang melanggar akan diberikan tindakan teguran dan tilang," tegasnya.
Selain itu pengendara yang melanggar rambu-rambu lalu lintas yang terdeteksi perangkat ETLE juga akan ditilang. Dalam operasi ini, Polresta Pekanbaru tidak melaksanakan tilang secara statisioner (ditempat), namun lebih cenderung mengedukasi dan bertindak humanis.
"Tidak seperti razia dulu, kita lebih fleksibel dan humanis. Tujuannya lebih cenderung mengedukasi masyarakat pengguna jalan ini supaya lebih tertib berkendara," kata dia.
Bagi pelanggar, Polresta Pekanbaru akan melakukan peringatan dan khusus bagi pelanggar berat akan dilakukan tilang manual.
Jefri berharap dengan Ops Zebra Lancang Kuning 2023 ini dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan berlalu lintas di Kota Pekanbaru. Dia juga menghimbau kepada seluruh pengendara agar selalu mengutamakan keselamatan dan tertib berlalu lintas.
"Marilah kita sama-sama tertib berlalu lintas. Sayangi diri sendiri dan sayangi pengendara lain dan budayakan tertib berlalu lintas," pungkasnya.
Dalam arahannya bagi personil yang bertugas, Jefri menekankan sejumlah faktor yang wajib diperhatikan selama Operasi Lancang Kuning 2023 yakni, pertama, utamakan keselamatan dengan mempedomani standar operasional prosedur yang ada.
Kedua, laksanakan tugas dengan menampilkan sikap humanis, tidak arogan dan mempunyai jiwa penolong, serta tidak mencari-cari kesalahan.
Ketiga, melaksanakan tugas dengan baik, tidak menimbulkan komplain dari masyarakat atau hal hal yang kontra produktif.
Terakhir, selalu berdoa kepada tuhan yang maha esa agar diberikan keselamatan keberhasilan dalam bertugas.-dnr