Aktivitas Warga Terganggu

Jembatan Desa Ulak Patihan Amruk diterjang Banjir


Ahad, 10 September 2017 - 06:38:02 WIB
Jembatan Desa Ulak Patihan Amruk diterjang Banjir ilustrasi
KEPENUHAN, Riauin.com - Jembatan Desa Ulak Patihan (UP) Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan hulu amruk diterjang banjir beberapa hari lalu, Akibatnya tidak bisa dilewati kenderaan  roda empat.

Menurut salah seorang warga desa ulak patihan yang sedang  melintasi, Rusdi sabtu (9/9/17) Mengatakan bahwa kondisi jembatan amruk terjadi  sejak 17 agustus 2017 lalu, sampai hari ini belum ada perbaikan dari pemerintah.

Akibat jembatan rusak   sangat mengganggu aktivitas masyarakat,  baik untuk akses ekonomi maupun akses untuk keluar masuk  menuju ibu kota kecamatan.

,"Dengan kondisi jembatan seperti ini  tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat sangat  berdampak sekali terhadap ekonomi masyarakat, untuk itu kami dari masyarakat desa meminta pemkab Rohul terutama dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan dalam waktu dekat ini." Harap Rusdi,

Kemudian diminta kepada Camat Kepenuhan jangan tutup mata melihat jembatan tersebut,sebab kalau tidak segera diperbIki maka buah sawit warga akan busuk di batangnya karena tidak bisa keluar.

,"Camat jangan tutup mata melihat kondisi jembatan itu,tapi usahakanlah kepada Dinas terkait untuk perbaikannya,"tegas Khairunnas pula.

Khairunnas yang juga sebagai tokoh pemuda setempat menyampaikan Jembatan  desa ulak patihan merupakan penghubung dua desa yaitu ulak patihan dan desa rantau benuang sakti (RBS) dan jembatan ini sangat diharapkan masyarakat untuk dilakukan perbaikan.

Selain jalan darat jembatan itu juga sebagai akses akses menuju dua desa yang hanya bisa ditempuh melalui jalur air batang lubuh, namun saat ini akses jalur air sudah jarang dilalui oleh masyarakat pasalnya jarak tempuhnya jauh lebih lama kemudian   biaya yang akan dikeluarkan cukup  besar.

Memang untuk  sementara ini ada  bang jembatan darurat untuk sementara yang dibuat masyarakat dari pohon kelapa yang dikerjakan secara bergotong royong, namun sangat sulit dilalui karena berlumpur pasalnya jembatan yang dibuat jauh lebih rendah dari jembatan yang amruk.

" Ketika hujan deras , jembatan sementara, yang  kami buat sama sekali tidak bisa dilewati karena tenggelam " Ucapnya.(yus)