Harga Sapi Kurban Gubernur BI Rp60 Juta, Ini Penampakannya


Jumat, 01 September 2017 - 14:17:20 WIB
Harga Sapi Kurban Gubernur BI Rp60 Juta, Ini Penampakannya
JAKARTA, Riauin.com - Segenap masyarakat muslim Indonesia tengah memperingati Hari Raya Idul Adha 1438 H. Perayaan Idul Adha selalu ditandai dengan penyembelihan hewan kurban.

Pemotongan hewan kurban juga diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI). Total ada 126 hewan kurban yang disumbangkan oleh bank sentral, baik pemotongan yang dilakukan di kompleks Bank Indonesia maupun di distribusikan ke Kantor Perwakilan Wilayah (KPW), masjid di Jabodetabek, dan Koperasi BI. 126 hewan kurban tersebut terdiri dari 14 sapi dan 112 kambing.

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo turut menyumbangkan satu ekor sapi jenis limosin seberat 1 ton. Harganya seekor sapi berwarna cokelat ini ditaksir mencapai Rp60 juta.

Sementara itu, Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara juga ikut menyumbangkan satu ekor sapi dari jenis yang sama seberat 997 kilogram.

"Pak Agus yang nyumbang 1.005 kilogram sapi, dari Pak Agus jenis limosin. Pak Mirza Aditya 997 kg limosin juga," ungkap Kepala Satuan Operasional Manajemen Masjid BI Baitul Ihsan Iman Kukuh, di kompleks Bank Indonesia, dilansir okezone Jumat (1/9/2017).

Sapi-sapi dengan kualitas prima tersebut dikatakan Iman didatangkan langsung dari peternakan Indramayu, Jawa Barat. Iman juga menjelaskan, daging kurban ini bakal didistribusikan di daerah Jabodetabek.

"Dagingnya didistribusikan di masjid dan mushola yang tidak menerima hewan hidup di sekitar Jabodetabek dan Koperbi," terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan momentum Idul Adha ini dapat dimaknai sebagai pelajaran penting bagi para karyawan bank sentral. Hikmah yang dapat dipetik menurut Agus adalah seberat apapun tugas yang diemban jika dilandasi  dengan kesungguhan dan  keikhlasan maka akan menjadi nilai ibadah dan akan memperoleh hasil maksimal serta akan memperkuat kualitas keimanan dan ketakwaan.

"Esensi inilah yang harus kita teladani bersama. Kita implementasikan dalam menjalani tugas dan tanggung jawab sehingga kontribusi kita akan lebih dirasakan manfaatnya baik oleh lingkungan internal BI maupun masyarakat lebih luas," tukasnya. (*)