Turut Berjibaku Padamkan Karhutla, Kapolda Riau: Tindak Tegas Pelakunya!


Senin, 24 April 2023 - 16:54:32 WIB
Turut Berjibaku Padamkan Karhutla, Kapolda Riau: Tindak Tegas Pelakunya!

RIAUIN.COM - Proses pemadaman api yang membakar hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Medang Kampai, Kota Dumai dan di Tanjung Leban Kabupaten Bengkalis terus digesa.

Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal turun langsung ke lokasi dalam operasi pemadaman Karhutla, Senin (24/4/2023).

Dari pantauan di lokasi, ada sekitar 50 hektar hamparan gambut yang terbakar, di mana memicu terjadinya asap dan sulit untuk dipadamkan. Namun Irjen Iqbal meyakinkan, situasi terkini di lokasi Karhutla sudah dapat diatasi dan dalam proses pendinginan.

"Delapan puluh lima persen sudah teratasi, 15 persen lagi dalam proses pendinginan. Ini adalah area gambut dengan kedalaman empat meter. Di atas sudah padam namun di bawah masih ada bara," kata M Iqbal.

Ia menjelaskan, asap yang muncul saat ini tidak lagi akibat kebakaran, melainkan ditimbulkan dari proses penyemprotan air untuk pendinginan.

"Saya di lokasi tadi, itu 10 menit disemprot air baru padam hingga ke bawah. Jadi memang memerlukan proses," yakinnya.

"Jika hujan turun, Insya Allah selesai hari ini. Jika tidak, dalam dua atau tiga hari. Kita terus bekerja, mulai sebelum lebaran, saat lebaran, hingga setelah lebaran anggota all out semua," sambungnya.

Kata Iqbal, lokasi Karhutla ini memiliki medan yang cukup berat untuk dilalui, karena dalamnya gambut di sana. Namun untuk pasokan air, tidak sulit.

Untuk itu, dia telah memerintahkan sederet pejabat utama Polda Riau untuk siaga di lokasi dan memimpin operasi pendinginan. Mulai dari Direktur Samapta, PamObvit, Dansat Brimob dan anggotanya serta beberapa lainnya. Selain itu juga ada dari unsur TNI, BPBD, Mangga Agni dan lainnya.

"Terima kasih kepada Karo Ops, Direktur Samapta, PamObvit, Dansat Brimob dan anggotanya serta beberapa lainnya. Selain itu juga ada dari unsur TNI, BPBD, Mangga Agni semua elemen yang telah bersinergi berada di lokasi untuk memadamkan karhutla di daerah pelintung", ucap Kapolda.

Karhutla di Dumai dan Bengkalis pertama kali terdereksi pada Rabu 19 April 2023 lalu. Saat itu pemadaman langsung dilakukan dan Karhutla mereda.

"Namun bara memicu api kembali karena angin sangat kencang, tetapi upaya pendinginan terus dilakukan," lanjutnya.

Selain upaya pemadaman, Polda Riau juga mengambil langkah dengan melakukan penyelidikan, dengan menurunkan tim dari Direktorat Reskrimsus.

"Sebab itu saya bawa Direktur Reskrimsus, saya perintahkan selidiki, tindak tegas dan proses hukum," pungkas Iqbal.rls