RIAUIN.COM- Komisi I DPRD Provinsi Riau kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RPD) guna meminta Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Provinsi Riau menjelaskan batalnya proyek yang sudah dianggarkan dalam APBD Riau 2022. Dewan minta agar Bappedalitbang menyampaikan indikator pembatalan proyek tersebut
Rapat ini dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Provinsi Riau, Eddy A Mohd Yatim dan diikuti anggota Komisi I DPRD Riau, Andi Darma Taufik, Mardianto Manan, Ramos Teddy Sianturi, Suprianto, dan Ali Rahmad Harahap di ruangan Rapat Komisi I DPRD Provinsi Riau, Senin (13/2/2023).
"Pada kesempatan ini kami ingin meminta indikator Bappedalitbang pasca adanya pembatalan pengadaan peralatan mesin," kata Eddy.
Menanggapi hal itu, Kepala Bappedalitbang Provinsi Riau, Emri Juli Harnis memberikan pemaparan.
“Pada tahun 2022 kami tidak bisa merealisasikan anggaran untuk pengadaan peralatan mesin,” katanya.
Emri menyebut penyebab pembatalan kegiatan pengadaan peralatan mesin lantaran ketidaksesuaian antara harga dan pagu.
“Hal itu dikarenakan harganya tidak sesuai dengan pagu,” papar Emri Juli Harnis.
Pada RDP itu, tampak hadir Sekretaris Bappedalitbang Provinsi Riau Purnama Irawansyah. Selain itu, hadir juga jajaran Bappedalitbang Provinsi Riau lainnya. -adv