Camat Bukit Raya Akui Saat Ini Tidak Ada TPS Resmi untuk Warga


Senin, 28 Agustus 2017 - 11:47:45 WIB
Camat Bukit Raya Akui Saat Ini Tidak Ada TPS Resmi untuk Warga
PEKANBARU, Riauin.com - Masykur Tarmizi, Camat Bukit Raya ini mengakui bahwa saat ini belum terdapat tempat pembuangan sampah (TPS) sementara resmi untuk warga membuang sampah.

Meski demikian, pihaknya tetap bekerjasama dengan pihak kelurahan yang ada untuk mengatur pembuangan sampah warga.

"Saat ini belum ada TPS resmi disini, namun kita juga sudah himbau kepada pihak kelurahan bagaimana menghendel sampah-sampah rumah warga, selain itu kepada masyarakat juga diberi edukasi untuk tidak membuat sampah sembarangan," ungkap Masykur Tarmizi saat dikonfirmasi.

Menurut Masykur lagi, masyarakat hanya diminta mengumpulkan sampah didepan rumah masing-masing dan akan diangkut oleh mobil pengangkut sampah yang bertugas sesuai jam yang sudah ditentukan.

Mengenai TPS ilegal, Masykur mengaku sudah menutup 7 TPS ilegal yang tersebar di Kecamatan Bukit Raya, diantaranya tps ilegal di Jalan Harapan Baru, di depan Pustaka Bayu, di samping Kantor DPRD Provins, Simpang jalan Pandan, Jalan Mekar Sari, jalan Makmur dan Jalan Simpang Pandu.

Penutupan TPS ilegal ini menurut Masykur juga perlu didukung peran penting pihak RT, RW setempat agar tidak muncul lagi TPS Ilegal

"Kita juga sudah koordinasi dengan pihak rt, rw untuk giat mengelar gotong royong, juga menjaga agar tps ilegal tidak muncul lagi, buat spanduk dan membuat taman di tempat yang dulunya jadi tps ilegal," jelasnya.

Saat ditanya apa kendala pihak kecamatan hingga saat ini tidak memiliki TPS resmi?, sementara jika masyarakat buang sampah sembarangan akan dikenakan sanksi, kendala utama menurut Masykur yaitu terkait keterbatasan lahan.

"Perizinan dari pihak yang mempunyai lahan lah yang menjadi kendala. Selain itu warga disekitar tempat yang akan di jadikan tps resmi juga menolak untuk dibangun TPS," pungkasnya.

"Keberadaan TPS resmi merupakan tugas pemerintah kota untuk mendukung masyarakat membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan, namun pada kenyataannya baru beberapa tempat yang punya TPS resmi," tambah Masykur.(hrc)