Rampok Perhiasan, Pelaku Begal di Siak Nyaris Diamuk Massa


Rabu, 22 Februari 2023 - 15:28:23 WIB
Rampok Perhiasan, Pelaku Begal di Siak Nyaris Diamuk Massa Pelaku begal diamankan Polsek Koto Gasib.

RIAUIN.COM - MRJ (24), salah seorang dari empat pelaku begal di Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, nyaris menjadi amukan massa.

Kronologis berawal, saat MRJ bersama 3 temannya menggunakan dua sepeda motor melakukan aksi pembegalan di depan jalan SMAN 1 Koto Gasib, Kampung Buatan, sekira pukul 17.45 WIB, Selasa (21/2/2023).

Korban seorang ibu rumah tangga inisial KH (27), warga Dusun Suak Tandun Kampung Pangkalan Pisang. Usai merampok korban, keempat pelaku melarikan diri. Naas, sepeda motor yang mereka kendarai menemui jalan buntu.

Saat berusaha putar arah, dan melintas di jembatan Pertamina, motor yang dikendarai MRJ terjatuh. 3 temannya berhasil melarikan diri, sedangkan MRJ ditangkap dan menjadi bulan-bulanan massa. Kemudian, dibawa ke kantor polisi.

Kapolres Siak AKBP Ronald Sumaja melalui Kapolsek Koto Gasib Iptu Budiman S  Dalimunthe membenarkan kejadian tersebut.

"Pelaku yang diamankan berinisial MRJ (24), dan tiga orang pelaku lainnya berinisial AH, AR dan FK. Saat ini masih dalam pengejaran," ujar Kapolsek.

Sementara itu, pelaku MRJ yang telah diamankan dan dilakukan penahanan dengan barang bukti emas berbentuk gelang dengan berat 9,9 gram (emas 22) dan 1 (satu) Unit Sepeda Motor milik pelaku dengan Merk Honda Vario," jelasnya.

Aksi bermula, saat korban KH (27), keluar dari rumahnya mengendarai sepeda motor membonceng orang tua dan anaknya hendak menuju ke Kampung Buatan II Koto Gasib.

"Sesampainya di jalan depan SMAN 1 Koto Gasib, datang dari arah kanan dan kiri korban, dua unit sepeda motor milik pelaku langsung memepet sepeda motor yang dikendarai korban. Kemudian, pelaku menarik gelang emas berbentuk bola yang berada di tangan sebelah kiri korban.

"Seketika itu korban berteriak keras dan berusaha kejar-kejaran dengan sepeda motor pelaku yang mengarah ke Buatan II.
Sehingga mengundang perhatian warga, dan ikut mengejar sepeda motor milik pelaku," jelasnya.

Namun, jalan menuju arah Buatan II merupakan jalan buntu, pelaku berusaha putar balik menuju jalan Pertamina.

"Sesampainya di atas jembatan Pertamina, salah satu sepeda motor dari dua sepeda motor yang digunakan pelaku terjatuh. Kondisi itu dimanfaatkan massa menangkap pelaku," jelasnya.

Saat massa melakukan pengejaran dan pencarian terhadap pelaku yang kabur, seorang warga menghubungi kantor Kepolisan Sektor Koto Gasib untuk dilakukan pengamanan terhadap pelaku yang tertangkap, guna menghindari amukan massa.

"Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materi sebesar Rp5.850.000 dan telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek guna pengusutan lebih lanjut," pungkasnya.(*)