PASIR PENGARAIAN, Riauin.com - Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir pengaraian, terus membuat Terobosan dalam rangka peningkatan Layanan permasyarakatan diinstansinya. Salah terobosan tersebut yaitu dibentuknya Komunitas Pramuka Warga Binaan di dalam lapas .
Peresmian Komunitas Pramuka Warga Binaan di lapas kelas II B Pasirpengaraian ini, diawali dengan Apel Bersama Gerakan Pramuka Narapidana dengan Pramuka gugus Depan Kwartir Cabang Rokan Hulu. Kegiatan Dengan tema Satu hari Berasimilasi Dalam Pramuka ini, dipimpin langsung Kepala Devisi Permasyarakatan Kakanwil Kemenkumham Provinsi Riau, Lilik Suhandi.
Selain itu, juga dilaksankan pelantikan pengurus Komunitas Pramuka Warga binaan oleh Sekretaris Kwartir Pramuka Cabang rohul, dimana kalapas Kelas II B pasirpengaraian, Muhamad Lukman, dilantik sebagai Pembina Komunitas Pramuka Warga Binaan Lapas Kelas II B Pasirpengaraian.
Kepala Devisi permasyarakatan kantor Wilayah Kemenkumhan Provinsi Riau, Lilik Suhandi, memberikan apresiasi terhadap Terobosan yang dilakukan Lapas Kelas II B pasirpengaraian ini. Pasalnya, Komunitas Pramuka warga Binaan Lapas Kelas II B pasirpengaraian ini, merupakan komunitas pramuka kedua di riau yang terbentuk, setelah Satuan Komunitas Pramuka Pengayoman Daerah Riau di Pekanbaru.
Menurut Lilik, Gerakan pramukaan sangat cocok diterapkan dalam pola pembinaan di lapas, karena dapat membangun karakter semua usia, baik remaja atau orang tua. Diharapkan dengan pola asuh, dan Pola keteladanan yang diterapkan dalam kepramukaan, mampu menciptakan hubungan harmonis, antara sesama narapidana atau petugas dengan narapidana.
“melalui kepramukaan ini ada sinergi yang terbangun dlam pembinaan karakter manusia baik untuk petugas lapas agar lebih mengedepankan sisi kemanusaian dan budi pekerti, serta komunikasi yang baik. begitu Di sisi lain narapida harus diarahkan pada prilaku yang terhormat, prilaku yang cinta tanah air, prilaku yang bisa mengembangkan motivasi diri membangun konsep diri, sehingga disaat mereka kembali kemasyarakat mereka sudah punya prilaku sikap yang baik dan juga life skill Ungkap Lilik, Kepada Wartawan jumaat (25/8).
Gerakan pramuka, lanjut Lilik, hanyalah sebuah media dalam pembinaan karakter. sementara efektif atau tidaknya, tergantung pada proses pembinaan dan pelatihan yang dilakukan. Untuk itu Pengurus Komunitas warga binaan diharapkan segera membuat program pelatihan dan tidak behenti di pelantikan saja, karena dalam pramuka, juga dibutukan suasana gembira , suasana bermain, berkompetisi dan sebagainya.
Sementara itu, Kalapas Kelas II B pasirpengaraian Muhamad Lukman, yang juga menjadi Pembina Komunitas Pramuka Warga Binaan Lapas Kelas II B pasirpengaraian mengharapkan Dukungan dari masyarakat luar serta pemerintah daerah. Pasalnya program ke pramukaan ini merupakan sebuah proses Asismilsi warga binaan yang sifatnya tidak ekslusif, tetapi bersifat inklusif serta bisa berbaur dengan masyarakat luar.
Kegiatan kepramukaan dilapas ini menjadi entri point, bahwa warga binaan juga punya talenta untuk membuat komintas yang baik. Kedepanya, Komunitas Pramuka di lapas, juga akan mengikuti event kepramukaan diluar guna memperkaya lingkungan dan kepercayaan diri. selain itu, para orang tua narapidana juga akan dilibatkan, dalam pelatihan karakter bersama anak-anak meraka.
prilaku menyimpang, kenakalan remaja serta perbuatan pidana itu mungkin saja disebabkan karena pola asuh dirumah yang tidak sehat. melalui pramuka ini, kedepan kita juga akan mengumpulkan orang tua mereka, untuk menyatukan kembali orang tua dengan anaknya, karena pramuka ini universal ungkap lukman.
Dalam kegiatan Apel dan Pelantikan Pengurus Komunitas Warga binaan ini, juga digelar Pembekelan tentang kenalakan remaja dan bahaya narkoba . Selain itu, juga digelar pemberian materi bela negara dan cinta tanah air, pembekalan agama serta demo penanggulangan kebakaran. (Yus)