PASIRPANGARAIAN, Riauin.com - Upaya membangkitkan kembali seni budaya daerah yang mulai ditinggalkan oleh generasi muda, Dewan Kesenian Rokan Hulu (DKR)‎ menggelar Pesta Rakyat, Rabu (16/8/17) malam.
Pesta Rakyat di Lapangan Dataran Tinggi Pematang Baih diselingi pentas musik dangdut dibuka Bupati Rohul H. Suparman S.Sos, M.Si, dihadiri sejumlah pejabat Pemkab Rohul.
Tampak juga anggota DPRD Kabupaten Rohul, Ketua DKR Maisar dan pengurus, Lurah Pasirpangaraian Mukhlis, dan undangan lain.
Pada sambutannya, Bupati Rohul Suparman menyambut baik dan mengapresiasi acara yang diprakarsai DKR, apalagi sebagai upaya membangkitkan kembali seni budaya daerah yang saat ini mulai ditinggalkan masyarakat, terutama kalangan generasi muda.
"Saya mendukung kegiatan seperti ini. Semoga kesenian di Kabupaten Rokan Hulu semakin maju ke depan," harap Bupati Rohul Suparman.
Sementara, Ketua DKR Maisar mengatakan banyak seni budaya ditampilkan para pelaku seni dari sejumlah sanggar seni yang ada di Kabupaten Rohul.
Tujuan dari acara seni budaya sendiri adalah untuk 'membangkitkan batang terendam' atau menggali kembali budaya-budaya daerah yang mulai hilang.
"Seperti treatrikal ditampilkan sanggar seni, itu untuk membangkitkan kembali seni budaya yang mulai dilupakan oleh masyarakat Rokan Hulu," jelas Maisar di sela acaranya, Rabu malam.
Menurutnya, bukan hanya seni, adat istiadat dan budaya terdahulu juga semakin ditinggalkan oleh masyarakat, terutama generasi muda.
Tujuan kegiatan ini‎, pertama selain unt memperingati HUT Kemerdekaan RI tentunya unt membangkitkan tradisi-tradisi yang mulai tenggelam di masa lalu.
Selain treatikal, sambung Maisar juga menjabat Kepala Desa Pematang Berangan Kecamatan Rambah, adalagi seni gerak tari, silat dan bela diri lain khas Rohul, termasuk lagu dan syair yang tidak diketahui lagi oleh para generasi muda.‎
"Inilah salah satu upaya kami (DKR) dalam mengenalkan kembali budaya-budaya terdahulu," kata Maisar dan mengaku acara diisi hiburan musik agar lebih semarak.***(rtc)