Aksi massa di depan PN Pekanbaru/foto:dnr RIAUIN.COM - Ratusan massa dari Organisasi Kepemudaan Pekanbaru (OKP) menggelar aksi unjukrasa di depan Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Jum'at (21/10/2022) sore.
Korlap Gabungan OKP, Andre Ramadan mengatakan, dalam aksi ini mereka meminta PN Pekanbaru untuk bertindak tegas kepada Larshen Yunus karena mereka menilai yang bersangkutan sering membuat kegaduhan ditengah-tengah masyarakat Pekanbaru.
"Meminta PN Pekanbaru untuk segera telaah kajian pergerakan Mahasiswa Kota Pekanbaru Bersatu atas dugaan yang dilakukan oleh Larshen Yunus selama tahun 2021-2022. Yang kedua, meminta PN Pekanbaru untuk mendalami seluruh perkara yang dilakukan oleh Larshen Yunus," ujar Andre dalam orasinya.
Selanjutnya, ia juga meminta PN Pekanbaru agar jangan takut atas intervensi dari orang-orang pro Larshen Yunus.
Terpisah, menanggapi aksi massa itu, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau, Larshen Yunus buka suara.
Larshen menyebut, dirinya justru kasihan dan prihatin dengan kelompok masa aksi yang melakukan demo tersebut. Alumnus Sekolah Vokasi Mediator Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu akan menjadwalkan untuk mengundang masa aksi tersebut untuk ngopi bersama.
"Bagi kami, ini sangatlah aneh! Caranya sangat Kasar dan terbilang aneh. Kami tahu persis otak pelaku dibalik aksi demonstrasi ini. Cepat atau Lambat akan kami Ekspos, kasus korupsinya akan kami telanjangi. Kasihan anak-anak muda itu dijadikan tumbal untuk mendemo yang bukan patut didemo. Apalah kami ini, bukan pejabat yang menggunakan uang negara, kok jadi norak dan lucu-lucuan seperti itu" ujar Larshen Yunus, dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Jum'at sore.
Larshen Yunus berharap kepada Tuhan Yang Maha Esa, Sang Khalik yang mempunyai segalanya, agar semangat dan cita-citanya dalam menghadirkan keadilan, guna memperbaiki negeri senantiasa di ridhoi.-dnr