Rudapaksa Wanita Keterbelakangan Mental, Pria Paruhbaya di Bengkalis Ditangkap


Kamis, 13 Oktober 2022 - 10:38:51 WIB
Rudapaksa Wanita Keterbelakangan Mental, Pria Paruhbaya di Bengkalis Ditangkap Tersangka/foto:HPBKL

RIAUIN.COM - Pelaku pemerkosaan terhadap seorang wanita inisial SL (28) yang mengalami keterbelakangan mental ditangkap polisi. Pelaku inisial HR (53) diduga telah menyetubuhi SL di Jalan Kelapa Pati Darat, Desa Damon Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis pada Kamis, (15/9/2022) sekira pukul 16.00 WIB.

HR ditangkap Satreskrim Polres Bengkalis pada Senin (10/10) saat berada di rumahnya di Jalan Sudirman Gang Kenari, Kelurahan Damon, Kecamatan Bengkalis.

Kasat Reskrim Polres Bengkalis, AKP M Reza mengatakan, peristiwa itu dilaporkan oleh ibu korban. Peristiwa itu berawal ketika pelapor sedang menggoreng kerupuk dan minta korban untuk membeli pelastik ke kedai.

"Korban pergi dengan menggunakan sepeda dari rumah, Setibanya di depan Hotel Wisata datang seorang laki-laki dan memaksa korban untuk menepi. Kemudian meletakkan sepeda korban dipagar Hotel Wisata," ujar M Reza, Kamis (13/10/2022).

Kemudian, tersangka membawa korban ke sebuah rumah kosong di daerah Damon dan selanjutnya memaksa korban untuk berhubungan intim dengan tersangka. 

Akhirnya, dari kejadian yang menimpa korban, pelapor merasa tidak senang dan  melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Bengkalis.

Menyikapi laporan itu, Satreskrim Polres Bengkalis segera melakukan penangkapan terhadap diduga pelaku yang saat itu diketahui berada di rumahnya. 

"Pada tanggal 10 Oktober 2022 sekira pukul 11.30 WIB, tim langsung melakukan pengerebekan dirumah terduga pelaku HR di Jalan Sudirman Gang Kenari, Kelurahn Damon, Kecamatan Bengkalis. Saat itu HR berada diruang tengah. Setelah itu pelaku di bawa ke mako Polres Bengkalis untuk diserahkan ke Unit PPA," tutupnypnya.                                                                                                                                                  Karena perbuatannya, HR terancam pasal 286 KUHP dengan ancaman penjara selama-lamanya 9 tahun penjara.-dnr