Gelar Pasukan Operasi KLK 2022, Ini Pesan Kapolda Riau


Jumat, 22 April 2022 - 10:08:35 WIB
Gelar Pasukan Operasi KLK 2022, Ini Pesan Kapolda Riau Kapolda Riau melakukan cek pasukan Operasi KLK 2022 di halaman Kantor Gubernur Riau/foto:dnr

RIAUIN.COM - Polda Riau menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang (OKLK) Kuning 2022 di halaman Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Jum'at (22/4/2022) pagi.

Apel  Gelar Pasukan OKLK 2022 ini diselenggarakan selama 12 hari mulai tanggal 28 April 2022 sampai dengan 9 Mei 2022. Operasi ini dilaksanakan guna mempersiapan pengamanan dalam menyambut Lebaran 2022. Apel kali ini mengangkat tema 'Wujud Sinergi Polri dengan Instansi Terkait untuk Menjamin Masyarakat Aman dan Sehat dalam Perayaan Idul Fitri 1443 H.

Selain anggota kepolisian, Apel Gelar Pasukan OKLK 2022 ini diikuti oleh anggota TNI dari Korem 031 Wira Bima, TNI Angkatan Udara Lanud Roesmin Nurjadin, Satuan Brimob dari Polda Riau, Basarnas, BPBD, Satpol PP Provinsi Riau, Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Jasa Raharja Riau dan Tenaga Kesehatan dari RS Bhayangkara Polda Riau.

Personil tersebut bertugas pada 57 pos yang terdiri dari 32 pos pengamanan, 20 pos pelayanan, dan 5 pos terpadu yang ditempatkan di perbatasan Kabupaten Kampar, Kuansing, Inhil, Rohul dan Gedung MTQ Pekanbaru.

Dalam pengamanan Operasi KLK 2022 ini, Polda Riau menurunkan sebanyak 1678 personil, dari instansi terkait sebanyak 1405 pesonil. Sementara untuk dukungan kendaraan dinas mencapai 495 unit yang terdiri dari kendaraan roda empat 206 unit dan roda dua sebanyak 289 unit.

Kapolda Riau Irjen M Iqbal yang tampil sebagai pemimpin upacara berkesempatan menyampaikan amanat dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Parbowo. Irjen M Iqbal menyampaikan, Apel Gelar Pasukan OPKL 2022 dilaksanakan serentak pada hari ini di seluruh nusantara. Untuk itu, kekuatan personil tersebut akan ditempatkan pada 1.710 pos pengamanan dan 734 pos layanan serta 258 pos terpadu.

"Berbagai permasalahan menjelang, pada saat dan pasca Idul Fitri 1443 H tahun 2022 harus diantisipasi. Kita harus bergandengan tangan, bersinergi dan seluruh stakeholder terkait, agar umat muslim dapat menyelenggarakan ibadah Ramadan dengan khusuk dan puncaknya pada perayaan Idul Fitri serta masyarakat yang mudik berjalan lancar, aman, terkendali serta sehat walafiat," ujar Iqbal.

Dijelaskan Iqbal, kelonggaran-kolonggaran yang diberikan pemerintah harus kita sikapi dengan tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes) agar penyebaran Covid-19 tidak mengalami peningkatan. Ada 8 strategi penguatan penanggulangan Covid-19 menjelang, pada saat dan sesudah Idul Fitri 1443 H tahun 2022 dengan melakukan langkah-langkah sebagai berikut;

"Pertama, melakukan himbauan dan mengawasi kedisiplinan masyarakat agar taat terhadap Prokes 3 M," katanya.

Kedua, mendorong pengelola tempat wisata untuk mengaktifkan aplikasi PeduliLindungi, terpasang dan harus sudah benar digunakan. Jika terdapat pengunjung yang belum divaksin, langsung diarahkan ke gerai-gerai vaksin terdekat.

"Jika terdapat pengunjung yang masuk kategori hitam, siapkan ruang isolasi sementara sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut," tegasnya.

Ketiga, melaksanakan penjagaan dan keamanan terhadap kelangsungan ibadah Idul Fitri di mesjid-mesjid maupun di lapangan.

Keempat, mengawasi terpenuhinya pengawasan persyaratan perjalanan mudik pada berbagai moda transportasi agar masyarakat pengguna transportasi terlindung dari bahaya penularan Covid-19.

Kelima, melakukan testing, tracing dan treatmen terhadap kasus yang terkonfirmasi Covid-19 bersama Satgas Covid-19, TNI dan pemerintah daerah untuk melakukan isolasi mandiri, isolasi terpusat atau perawatan di rumah sakit rujukan sesuai dengan standar yang ada.

Keenam, melaksanakan Random Check Swab Antigen kepada para pelaku perjalanan dan siapkan pelayanan vaksinasi serta isolasi sementara di pos pelayanan.

"Ketujuh, melakukan percepatan program vaksinasi terutama pada kabupaten/kota yang belum mencapai target," sebut Iqbal.

Kedelapan, melakukan manajemen rekayasa lalu lintas, mulai dari contra flow, buka tutup  check tol, one way, ganjil genap pada jalan tol maupun ruas jalan tertentu pada saat arus mudik dan balik maupun jalan menuju tempat wisata dan sosialisasikan melalui media secara masif sehingga masyarakat dapat mengatur rencana perjalannya.

Kapolda menyebut, jika langkah-langkah tersebut dapat dilakukan dengan baik, maka arus mudik dan arus balik dapat berjalan lancar dan laju penyebaran Covid-19 dapat terkendali. Oleh karena itu sinergitas antar pemangku kepentingan harus solid.

"Oleh karena itu, Operasi Ketupat 2022 harus dilaksanakan secara optimal sehingga perjalanan mudik dan balik berjalan lancar, aman dan sehat," tutupnya.

Dijelaskan Kapolda, saat ini pihaknya telah menggelar pos pengamanan yang terdiri dari 47 pos, 30 pos pengaman , 2 pos pelayanan dan 5 pos terpadu. Kami petakan kepada posisi-posisi strategis, sudah dilakukan konsolidasi dan akan insert personel disana. Pemerintah Daerah, TNI, Polri siap melakukan pengamanan dan pelayanan terhadap masyarakat, contohnya tempat-tempat belanja, di mall dan pusat perekonomian lainnya.

"Kami menghimbau kepada masyarakat terutama taat 5 M dan terus laksanakan Prokes dan juga lakukan terus percepatan vaksinasi terutama vaksin 2 dan booster. Kami akan all out semua personel untuk melakukan pelayanan dan pengamanan terhadap masyarakat yang melaksanakan mudik lebaran yang di bantu dengan TNI-Polri dan pemerintah daerah ikut all out juga dalam pengamanan, pelayanan dan kesehatan," paparnya.

Iqbal berharap, kepada seluruh petugas yang terlibat agar dapat melaksanakan operasi ini dengan penuh tanggung jawab dengan dukungan penuh dari masyarakat. Semoga pengabdian tugas yang kita laksanakan yang penuh keikhlasan ini akan menjadi ladan ibadah dihadapan Tuhan Yang Maha Esa.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan, pemerintah siap mengawal pelaksanaan mudik lebaran. Syamsuar juga menyebut, untuk memperlancar pelaksanaan mudik, Pemprov Riau akan segera membuka ruas Tol Pekanbaru-Bangkinang beberapa waktu kedepan.

"Kami mengharapkan dengan kesempatan yanb diberikan pemerintah jaga keselamatan dijalan dan jaga rumah yang ditinggalkan," ujarnya.-dnr