Gubernur Riau pantau Pelaksanaan PTM di salah satu SMP di Pekanbaru/foto:dok.Diskominfotik Riau RIAUIN.COM - Sebanyak 27 pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri dan swasta di Kota Pekanbaru terkonfirmasi positif Covid-19. Selain itu, 4 guru dan 1 tenaga kebersihan sekolah juga terpapar Virus Corona.
Terkait hal itu, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru telah melakukan tracing atau penelusuran kontak erat terhadap sejumlah pelajar yang terkonfirmasi positif Covid-19.
"Khusus yang dari sekolah, setelah kita tracing mereka terpapar dari klaster keluarga," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, dr Zaini Rizaldy Saragih, Rabu (16/2/2022).
Menurutnya, petugas kesehatan kembali melakukan tracing dan diketahui mayoritas sumber virus dibawa oleh keluarga dari perjalanan luar kota.
Zaini menyebut, mayoritas pelajar yang terkonfirmasi Covid-19 hanya memiliki gejala-gejala ringan, seperti batuk dan flu. Mereka juga hanya melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.
Dari kejadian itu, pihaknya akan terus melakukan tracing terhadap sejumlah pasien positif tersebut. Dirinya mengaku cukup kesulitan melakukan tracing mengingat tambahan kasus harian yang signifikan. Apalagi saat ini kasus aktif sudah mencapai 1.300 lebih.
"Karena memang kasus sekarang ini meningkat. Kasus aktif saja seribu lebih, dan ini yang harus kita tracing. Bayangkan saja berapa banyak petugas untuk melakukan pelacakan," jelasnya.
Untuk diketahui, Pemerintah Kota Pekanbaru kembali menerapkan PPKM Level 3 selama dua pekan ke depan yang berlangsung dari tanggal 28 Februari 2022. Hal ini dilakukan setelah Walikota Pekanbaru, Firdaus menerbitkan surat edaran (SE) terkait pedoman penerapan PPKM level 3. Firdaus mengatakan, SE itu berpedoman pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) dan Instruksi Gubernur Riau.
Kenaikan level PPKM ini terjadi setelah tim satgas menerima langsung Instruksi Mendagri Nomor 11 tahun 2022 tentang PPKM level 3, level 2 dan level 1 serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian Covid-19 di Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua.-dnr