Kapal Penyeberangan Terbalik, 6 Truk Penuh Sawit Masuk Sungai


Senin, 10 Januari 2022 - 14:40:03 WIB
Kapal Penyeberangan Terbalik, 6 Truk Penuh Sawit Masuk Sungai Foto:screenshoot

RIAUIN.COM - Sebuah kapal pengangkut yang bermuatan 6 truk terbalik di Sungai Kelolokan, Kecamatan Sangkulirang, pada Minggu (9/1/2021). Kapal jenis Landing Craft Tank (LCT) bernama Rimba Raya 9 itu terbalik sekira pukul 10.00 Wita. 

LCT yang diketahui dari Pelabuhan Ronggang Sangkulirang itu, membawa 6 truk muatan Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit, dengan tujuan PT Hanusentra Agro Lestari (HAL), di Desa Pelawan, Kecamatan Sangkulirang.

Menurut keterangan Camat Sangkulirang, Rahmad, aktivitas LCT pengangkut TBS dari pengepul Kelapa Sawit ke PT HAL menjadi rutinitas hari-hari, lantaran truk dengan kapasitas 8 ton dilarang melintasi Jembatan Sangkulirang.

Pada saat kejadian, LCT telah sandar di Pelabuhan Desa Pelawan untuk bongkar muatan. Demi menjaga keseimbangan kapal, idealnya antara truk sebelah kiri dan kanan harus beriringan saat meninggalkan kapal. 

“Begitu sebelah kiri meninggalkan LCT, seharusnya diikuti oleh sebelah kanan supaya seimbang. Rupanya truk satunya lambat, begitu lambat, posisi LCT bergeser kehilangan keseimbangan, ya pelan-pelan tenggelam,” jelas Camat saat dikonfirmasi via telepon (9/1/2021).

Beruntung dalam musibah tersebut tidak ada korban jiwa, namun 3 truk dengan muatan penuh TBS ikut tenggelam tertindis badan LCT.

Penanganan musibah tersebut saat ini ditangani oleh Polairud dan Polsek Sangkulirang. Untuk proses evakuasi akan dilanjutkan besok sembari menunggu bantuan dari perusahaan.

Sementara itu, M Sofian selaku anggota Syahbandar Sangkulirang menjelaskan, secara teknis muatan LCT masih sesuai standar. Hanya saja seharusnya saat melakukan muat truk ke LCT diikat menggunakan lashing.

“Tidak ada lashing untuk mengikat truk, jadi saat bongkat muat terjadi oleng dan tidak ada keseimbangan,” sebutnya.

Diketahui, kejadian terbaliknya LCT yang memuat truk pengangkut TBS ini merupakan yang pertama di Sangkulirang.-dnr