Erupsi Semeru, 34 Orang Tewas, 22 Hilang dan 4.250 Lainnya Mengungsi


Rabu, 08 Desember 2021 - 08:54:10 WIB
Erupsi Semeru, 34 Orang Tewas, 22 Hilang dan 4.250 Lainnya Mengungsi Warga melihat alat berat yang terkubur akibat lahar panas erupsi Gunung Semeru di kawasan Besuk Kobokan, Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (2/12/2020). Foto:Antara/Umarul Faruq

RIAUIN.COM - Hingga Selasa (7/12/2021), tercatat 34 orang meninggal dunia akibat erupsi Gunung Semeru dan 22 orang hilang. Hal ini disampaikan oleh Komandan Posko Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru Kol Inf Irwan Subekti dalam konferensi pers melalui kanal Youtube BNPB.

"Sampai saat ini, korban jiwa tercatat di posko kami adalah 34 orang ini terdata, kemudian 22 orang hilang dan 22 orang luka berat," kata Irwan. 

Irwan mengatakan, selain korban jiwa, sebanyak 4.250 orang mengungsi di 19 titik pengungsian. Kemudian, sebanyak 5.205 unit rumah terdampak erupsi Gunung Semeru. 

"4.250 orang mengungsi di mana ini tersebar di beberapa tempat di antaranya adalah sekolah, masjid, balai desa termasuk ada di rumah-rumah penduduk," ujarnya.

Ia menjelaskan, pencarian korban akan terus dilakukan secara optimal hingga satu minggu mulai dari pagi hingga sore dengan memerhatikan situasi dan cuaca di Kabupaten Lumajang dan di sekitar Gunung Semeru. 

"Mengingat setiap hari setiap sore turun hujan sangat berpengaruh terhadap proses pencarian," pungkasnya. Gunung Semeru yang berada di dua kabupaten, yakni Malang dan Lumajang, Jawa Timur mengalami erupsi pada Sabtu (4/12/2021) sekitar pukul 15.20 WIB.

Selain menimbulkan korban jiwa, erupsi Gunung Semeru juga mengakibatkan puluhan korban luka hingga sejumlah rumah warga rusak sedang hingga berat.-dn