Sejahterakan Warga, Bupati Sukiman Wajibkan ASN Beli Beras dari Petani Rohul


Kamis, 09 September 2021 - 13:24:29 WIB
Sejahterakan Warga, Bupati Sukiman Wajibkan ASN Beli Beras dari Petani Rohul Sukiman menyerahkan beras petani kepada pegawai PUPR Rohul./foto: yusrizal.

RIAUIN.COM - Bupati Rokan Hulu (Rohul) Sukiman melaunching perdana penyerahan beras hasil petani Rohul kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), Rabu (8/9/2021).

Kebijakan ini, kata Sukiman, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Rohul dan mewajibkan setiap ASN membeli beras dengan harga pembelian pemerintah dari harga standar Bulog Rp4.800/kg menjadi Rp6.000/kg.

"Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan semangat petani, sehingga tidak ada lagi alihfungsi lahan pertanian ke perkebunan," kata Sukiman, dalam sambutannya.

Sebagai tahap awal, launching perdana  ini diserahkan Sukiman kepada ASN di  Dinas PUPR Rohul didampingi Wakil Bupati Rohul Indra Gunawan di halaman Kantor Dinas PUPR Rohul.

Tampak hadir Plt Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Admiral, Kadis Kominfo Yusmar dan ssjumlah pejabat lainnya.

"Mulai hari ini kita launching perdana pembelian beras petani. Saya berharap petani semakin semangat dan sejahtera. Oleh karena itu, Pemkab Rohul berinisiatif agar hasil panen petani dibeli ASN dengan harga di atas harga pembelian pemerintah,” ujarnya.

Dikatakan Sukiman, pragram ini tentu saja memberi keuntungan bagi oetani, sebab harga standar Bulog Rp4.800/kg, sedangkan ASN membeli Rp6.000/kg.

"Sehingga ada selisih harga Rp1.200/kg, dan ini angka yang cukup besar," jelasnya.

Selain membeli hasil pertanian dengan harga yang tinggi, lanjut Sukiman, Pemkab Rohul juga terus berupaya 
memperbaiki saluran irigasi untuk dialiri ke sawah. 

"Waduk Sipogas yang selama ini sempat dangkal dan mempengaruhi volume air, saat ini sudah dilakukan penegerukan dengan harapan debit air di bendungan Sipogas lebih banyak," ujarnya.

Plt Kadis TPH Rohul Admiral mengatakan, pihanya sebagai fasilitator untuk penyediaan beras bagi ASN. Saat ini sudah menyiapkan lahan 170 hektar untuk tahap pertama dengan hasil diperkirakan 20 ton beras per bulan.

“Untuk tahap awal, penyediaannya dilakukan Unit Pelayanan Jasa (Upja) Paduka Rambah Samo, Mitra Utama Rambah Hilir dan Poktan Harapan Maju Setia Rambah,” jelas Admiral.--yusri.