Pelayanan Diksar Lima Desa Konflik Diserahkan ke Rohul Hingga 31 Agustus 2017


Jumat, 14 Juli 2017 - 12:49:00 WIB
Pelayanan Diksar Lima Desa Konflik Diserahkan ke Rohul Hingga 31 Agustus 2017
PASIR PANGARAIAN, Riauin.com - Terkait pelayanan pendidikan dasar (Dikdas) di sepuluh sekolah negeri di lima desa perbatasan antara Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan Kabupaten Kampar, tiga SMP dan tujuh SD sementara diserahkan ke Kabupaten Rohul. Dari p‎ertemuan antara Dinas Pendidikan (Disdik) Riau bersama Dirjen Dikdas Kementrian Pendidikan dan ‎Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Rohul satu pekan lalu, terkait pelayanan Dikdas di lima desa sengketa diserahkan ke Kabupaten Rohul sementara wak‎tu hingga 31 Agustus 2017.

Dikatakan Plt Kepala Disdikpora Kabupaten‎ Rohul, Nifzar, mengatakan hasil pertemuan di Pekanbaru, yang dihadiri Dirjen Dispora, yang difasilitasi Dispora Riau dihadiri pihak Disdikpora Rohul dan Kampar beberapa waktu lalu.

Dimana pertama, untuk PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) sepenuhnya dilaksanakan oleh Kabupaten Rohul, dan sudah ditindaklanjuti.‎

Kata Nifzar, pada PPDB tahun ini di lima desa terdata ada 144 anak didik tertampung di tiga SMP (Sekolah Menengah Pertama), dan 154 anak didik tertampung di tujuh SD (Sekolah Dasar).‎‎

“Pada hari pertama belajar mengajar berjalan kondusif, namun Disdikpora Rohul‎ tetap memantau setiap hari berdasarkan laporan Kepsek dan UPTD setempat,"ucap Nifzar, Kamis (13/7/2017).‎

Nifzar yang juga menjabat Kepala Bapeda Rohul menambahkan, terkait legalitas ijazah anak didik tamatan tahun ajaran 2017, baik SD maupun SMP di lima desa disepakati ditandatangani Kabupaten Rohul.‎

"Walaupun demikian, harus‎ ada perubahan dan pemindahan data Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sementara dari Kabupaten Kampar ke Kabupaten Rohul," tambahnya.

Untuk tetap bisa diberikan hak-hak guru yang ada di wilayah lima desa, baik itu gaji maupun sertifikasi, ungkap Nifzar, diterbitkan surat mutasi di sepuluh sekolah negeri yang ada di lima desa.‎

Kata Nifzar, pada 31 Agustus 2017, seluruh daerah akan duduk bersama, termasuk kedua kepala daerah, baik Bupati Rohul dan Bupati Kampar.‎

"Pertemuan akan difasilitasi provinsi, dan akan tindaklanjut untuk pelayanan pendidikan di lima desa," kata Nifzar dan mengaku pada pertemuan di provinsi akan ada tindaklanjut kewenangan pelayanan pendidikan dasar di lima desa.‎

Nifzar mengaku, setelah adanya keputusan di pertemuan pekan lalu, proses belajar mengajar di sepuluh sekolah negeri di lima desa berjalan baik dan kondusif.‎

“Saat ini, anak-anak didik sudah belajar seperti biasa, dan guru sudah mengajar normal sekarang," ucap Nifzar. (Yus)