transaksi menggunakan emas di Papua/foto:scr kolase RIAUIN.COM - Viral di media sosial, sebuah video yang memperlihatkan transaksi jual beli menggunakan kepingan emas di Papua. Dalam video tersebut, terlihat dua orang pria mendatangi sebuah warung untuk membeli sejumlah kebutuhan pokok.
"Ini apa, coba bang," tanya pemilik warung kepada pembeli itu.
Dengan malu-malu karena direkam, pemuda tersebut menjawab bahwa dirinya hendak membeli ayam dan gula.
"Ayam dua, gula satu," tuturnya.
Pemuda tersebut lantas meyerahkan kepingan emas untuk melakukan pembayaran. Pemilik warung langsung menimbang emas tersebut dan ternyata beratnya 2,70 gram. Total belanja pemuda itu adalah 2 gram dan masih bersisa 0,7 gram.
"Sisa tujuh kaca," ujar pemilik warung.
Selain bahan kebutuhan pokok, di warung tersebut juga menyediakan voucher wifi yang dihargai menggunakan emas. Seluruh harga vocher tersebut ditempelkan seadanya di sebuah dinding kayu pada warung. Setiap kuota wifi memiliki berat emas yang berbeda. Untuk voucher 100 MB dihargai 0,1 gram emas, 200 MB seharga 0,2 gram emas, 300 MB seharga 0,3 gram dan yang tertinggi yakni 1 GB dengan harga 1 gram emas.
Transaksi menggunakan emas itu diketahui sudah lazim dan biasa dilakukan oleh masyarakat di Papua. Video yang diunggah pertama kali di akun tiktok beredar luas di Instagram. Banyak netizen yang merasa takjub dengan kondisi tersebut. Ada yang berkomentar memuji dan juga ada yang nyeleneh.
"Pembangunan dan akses telekomunikasi di Papua harus nya lebih di tingkat kan lagi ..agar mrk juga bisa merasakan modernisasi ...jangan sibuk mindahin ibukota dulu," tulis @viral_kan_guys.
"Makanya betapa susahnya akses saudara2 kt di timur, baru sekarang lah smua mulai ada perubahan infrastruktut dll," tulis @antowiki. -dn