Bupati Surya Tanam Perdana Kemitraan Kebun Masyarakat PT BSP dengan Gapoktan 


Senin, 19 April 2021 - 21:16:45 WIB
Bupati Surya Tanam Perdana Kemitraan Kebun Masyarakat PT BSP dengan Gapoktan  Bupati Asahan,Wakil Bupati Asahan, Direktur ASD PT BSP dan Pimpinan PT BSP melakukan penanaman perdana peremajaan kelapa sawit di Dusun IV Desa Sionggang, Kecamatan Buntu Pane, Senin (19/4/2021). Foto: Humas Pemkab Asahan

RIAUIN.COM - Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang perkebunan, maka perusahaan perkebunan memiliki kewajiban untuk membangun atau memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat sebesar 20 persen dari luasan izin usaha perkebunan atau Hak Guna Usaha (HGU) yang diperoleh. Hal ini juga diuraikan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan bidang pertanian yang merupakan turunan dari Undang-Undang Omnibuslaw Cipta Kerja.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Asahan Ir Oktoni Eryanto MMA di Dusun IV Desa Sionggang Kecamatan Buntu Pane, Senin (19/4/2021) saat menyampaikan laporannya dihadapan Bupati Asahan dan Wakil Bupati Asahan pada kegiatan tanam perdana kemitraan memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat antara PT Bakrie Sumatera Plantation (BSP) TBK dengan Gapoktan Sinar Lestari di Dusun IV Desa Sionggang, Kecamatan Buntu Pane, Senin (19/4/2021).

Dikatakan, pelaksanaan program peremajaan sawit rakyat di Asahan sudah dilaksanakan dari tahun 2020 sampai dengan tahun ini. Capaian yang telah direalisasikan untuk program peremajaan sawit rakyat di lahan perkebunan rakyat seluas 825,8 hektar yang bersumber dari dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) yaitu di Kecamatan Buntu Pane seluas 147,6 hektar, Kecamatan Aek Songsongan seluas 124,3 hektar, Sei Kepayang seluas 313,4 hektar, Kecamatan Simpang Empat seluas 99,9 hektar dan Kecamatan Bandar Pulau seluas 140,6 hektar diikuti oleh 2 Gapoktan dan 4 kelompok tani sesuai dengan rekomtek yang diterbitkan oleh Dirjenbun dan kesepakatan 3 pihak oleh BPDPKS, kelembagaan tani dan pihak perbankan.

"Untuk tahun 2021 Dinas pertanian Kabupaten Asahan memperoleh target seluas 1.000 hektar yang lokasinya berada 9 Kecamatan, yaitu Kecamatan Sei Kepayang seluas 130 hektar, Sei Kepayang Barat seluas 65 hektar, Kecamatan Simpang Empat 75 hektar, Kecamatan Aek Songsongan 80 hektar, Kecamatan Bandar Pulau 230 hektar, Kecamatan Tinggi Raja 70 hektar, Kecamatan Tanjung Balai 80 hektar, Kecamatan Buntu Pane seluas 100 hektar dan Kecamatan Bandar Pasir Mandoge seluas 270 hektar yang diikuti oleh 3 Gapoktan dan 9 kelompok tani," ucap Kadis Oktoni.

Pada kesempatan ini Regional I Head PT BSP Ir Edison Sembiring dalam sambutannya mengatakan bahwa PT BSP akan berkontribusi nyata dalam meningkatkan produksi dan produktivitas kelapa sawit rakyat di sekitar wilayah operasional, khususnya di Kabupaten Asahan yang bekerja sama dengan Pemkab Asahan.

Edison menjelaskan, pihaknya mengajak para kelompok tani di Kabupaten Asahan untuk saling bahu-membahu dalam peningkatan produksi kelapa sawit melalui pola kemitraan.

Sementara Bupati Asahan H Surya BSc menegaskan Pemkab Asahan melalui Dinas Pertanian Kabupaten Asahan akan terus melaksanakan upaya peningkatan produksi kelapa sawit. Upaya produksi masih dihadapkan pada berbagai faktor penghambat, di antaranya usia kelapa sawit yang sudah memasuki replanting, bibit yang tidak bersertifikat serta pola budidaya kelapa sawit yang belum memenuhi syarat standar perkebunan kelapa sawit.

"Salah satu upaya peningkatan produksi tersebut diharapkan melalui program peremajaan sawit rakyat yang kita laksanakan sekarang," kata Bupati Surya.

"Namun untuk mewujudkan hal tersebut pada kesempatan ini saya sampaikan kepada para petani, program replanting atau peremajaan sawit ini banyak tantangannya dan membutuhkan kesabaran serta perjuangan bagi para petani sawit. Namun jika dilaksanakan dengan kerjasama oleh semua pihak, khususnya perusahaan perkebunan yang ada di Asahan dengan masyarakat melalui kelembagaan tani maka akan dirasakan hasil yang lebih baik," tukasnya.

Surya menambahkan, sebagai kepala daerah dirinya akan terus memberikan dukungan kepada petani dengan berbagai cara, diantaranya menggandeng swasta sebagai mitra pemerintah dan juga perbankan sebagai bentuk upaya untuk menyelesaikan tantangan yang dihadapi. Dengan dukungan Pemda dan seluruh pihak terkait dan juga masyarakat maka berbagai permasalahan pertanian akan mampu dilewati dengan baik.

"Kami menyadari bahwa kita masih kekurangan alat mesin pertanian yang modern disebabkan keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah. Namun demikian kepada Kadis Pertanian saya minta untuk terus melakukan komunikasi ke Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi ataupun langsung ke Kementerian Pertanian agar mengusulkan seluruh kebutuhan petani, sehingga kedepan kita akan mampu mewujudkan kemandirian ekonomi," sebut Bupati.

Bupati Surya mengharapkan kepada petani di Kabupaten Asahan pada umumnya dan kepada warga Desa Sionggang khususnya, untuk menyukseskan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) ini. Kemudian kepada Camat dan Kades agar proaktif mengajak masyarakat lainnya mendukung program PSR, sehingga apa yang diharapkan dapat terlaksana dengan baik demi untuk peningkatan pendapatan perekonomian masyarakat tani kelapa sawit di Kabupaten Asahan.

Mengakhiri kegiatan ini Bupati Asahan bersama dengan Wakil Bupati Asahan, Direktur ASD PT BSP dan Pimpinan PT BSP melakukan penanaman perdana peremajaan kelapa sawit disaksikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, OPD, Camat se Kabupaten Asahan, Kepala Desa sekecamatan Buntu Pane, Ketua Gapoktan dan tamu undangan lainnya. - KARMILA