Jangan Bakar Lahan, Pemprov Riau Siapkan 12 Eskavator Gratis


Rabu, 24 Februari 2021 - 19:16:49 WIB
Jangan Bakar Lahan, Pemprov Riau Siapkan 12 Eskavator Gratis Edwar Sanger.

RIAUIN.COM - Bagi warga yang ingin membuka lahan perkebunan diingatkan jangan membakar. Pemerintah Provinsi (Pemprov) saat ini telah menyiapkan 12 unit alat berat jenis eskavator. Alat berat tersebut merupakan langkah Gubernur Riau Syamsuar dalam mengatasi membuka lahan dengan cara dibakar.

Demikian dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau Edwar Sanger,  usai pertemuan tindak lanjut pasca penetapan Status Siaga Karhutla Riau, Rabu (24/2/2021) di Kantor BPBD Riau. 

Dikatakannya, jika untuk pinjam pakai alat berat tersebut diberikan secara cuma-cuma atau gratis karena merupakan program dari Gubernur Riau untuk masyarakat.

Sedangkan untuk pinjam pakainya, masyarakat tinggal koordinasi dengan Dinas Perkebunan dan BPBD kabupten/ kota setempat yang selanjutnya direkomendasikan ke PUPR selaku penyedia peralatan.

"Ini merupakan program Pak Gubri  untuk masyarakat, makanya diberikan secara gratis," katanya.

Program ini tambahnya, juga merupakan langkah strategis dalam upaya mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) setelah menerapkan status Siaga Darurat Karhutla beberapa waktu lalu. 12 Eskavator itu kini telah disiapkan di Dinas PUPR Riau. 

"Dengan adanya program ini, diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang melakukan pembakaran dalam pembukaan lahan," ujarnya.

Disinggung terkait pengajuan helikopter ke BNPB, Edward menjelaskan, jika saat ini masih dalam persiapan dan koordinasi  dengan pihak BNPB. Pasalnya, untuk helikopter ini juga sedikit terkendala pandemi Covid-19 karena benerapa daerah masih lockdown. Sehingga petugasnya terbatas. 

"Helikopternya ada, tapi  petugasnya belum ada maka itu masih menunggu informasi itu. yang pasti untuk helikopter ini sudah disiapkan BNPB untuk Riau," jelasnya.

Lebih jauh katanya, untuk Karhutla ini BNPB sudah mempersiapkan sebanyak 11 unit Helikopter. "Untuk Riau kita baru mengajukan 3 unit saja, 1 untuk patroli dan 2 untuk Water Bombing. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa dikirim," pungkasnya.--mcr/nal.