Dokter Spesialis di RSD Madani Pekanbaru Tolak Divaksin Corona


Rabu, 06 Januari 2021 - 13:57:11 WIB
Dokter Spesialis di RSD Madani Pekanbaru Tolak Divaksin Corona M Noer.

RIAUIN.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan (Diskes) sedang melakukan pendataan terhadap tenaga kesehatan (nakes) yang bakal diusulkan untuk menerima vaksinisasi Corona (Covid-19). Sayangnya, ada dokter spesialis di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani yang menolak namanya untuk divaksin.

"Saat ini kita masih entry data para nakes yang akan menerima vaksin. Karena masih ada nakes kami yang belum (terdata), khususnya di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani. Tapi, ada dokter spesialis yang tak mau didata untuk divaksin," kata Kepala Diskes Kota Pekanbaru M Noer, Rabu (6/1/2021).

Kata M Noer, nakes yang didata sebagai calon penerima vaksin Covid-19 tidak hanya yang berada di lingkungan Dinas Kesehatan dan Puskesmas saja, tapi juga di RSD Madani.

Dia menyayangkan ada sejumlah nakes seperti dokter spesialis di RSD Madani yang menolak untuk divaksin Covid-19.

"Ini perlu dijelaskan, sekarang ini kita mendata dulu, bukan langsung divaksin. Tapi masih ada juga yang tidak mau mengisi data, termasuk sejumlah dokter spesialis," kata dia.

Seperti diberitakan, 20 ribu dosis vaksin Covid-19 dari PT Biofarma yang tiba di Provinsi Riau, Selasa (5/1/2021) kemaren. Jumlah ini belum cukup untuk memenuhi kebutuhan semua tenaga kesehatan yang berjumlah 35.985 orang di Provinsi Riau.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan,  pengiriman tahap pertama vaksin yang diterima baru mencapai 20 ribu dosis. Karena itu, pemerintah daerah akan melakukan vaksinasi secara bertahap untuk seluruh tenaga kesehatan.

"Di Provinsi Riau ada 35.985 sasaran tenaga kesehatan dan tentunya itu akan dilaksanakan secara bertahap. Baru 20 ribu dosis dulu, nanti akan datang lagi sebanyak yang dibutuhkan tersebut," kata Mimi.***