Ruang isolasi pasien positif Corona di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru./foto:antara. RIAUIN.COM - Selama pandemi, jumlah tenaga kesehatan (nakes) yang terinfeksi virus Corona (Covid-19) di Provinsi Riau terus
bertambah. Hingga hari ini mencapai 199 orang dan seorang telah meninggal dunia.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Riau, jumlah Nakes yang terkonfirmasi Covid-19 mencapai 199 orang dan naik dibandingkan sehari sebelumnya, yakni 195 orang. Mereka tersebar di sejumlah fasilitas kesehatan di Riau, dengan pasien paling banyak adalah perempuan berjumlah 152 orang.
“Dari keseluruhan kasus COVID-19 tersebut, yang sudah sembuh mencapai 67,8 persen. Sedangkan yang meninggal dunia ada satu orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir dalam pernyataan pers, Rabu (9/9).
Berdasarkan golongan umur, Nakes yang terkonfirmasi Covid-19 paling banyak berusia 18 hingga 40 tahun yakni mencapai 69,3 persen. Nakes yang masih menjalani perawatan ada 63 orang atau mencapai 31,7 persen dari jumlah kasus akumulatif.
Kasus Nakes paling banyak terkonfirmasi Covid-19 ada di Kota Pekanbaru, mencapai 81 orang. Kemudian Kabupaten Kampar 48 orang, Rokan Hilir, Siak dan Dumai masing-masing 13 orang. Selanjutnya di Kabupaten Bengkalis ada 10 orang, Pelalawan 8 orang, Indragiri Hilir 7 orang, Rokan Hulu 5 orang dan Kuangan Singingi 1 orang.
Dari seluruh kasus tersebut, tidak semuanya menangani pasien Covid-19 karena ada juga pasien terkonfirmasi yang berprofesi sebagai petugas keamanan, sopir, tenaga administrasi dan petugas kebersihan.
Sementara itu, seorang Nakes yang meninggal akibat virus Corona adalah tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dumai. Ini adalah tenaga kesehatan pertama di Riau yang meninggal akibat Covid-19.
Berdasarkan keterangan manajemen RSUD Dumai, almarhumah perawat berinisial R meninggal dunia pada Senin (7/9) malam. Almarhumah tidak menangani pasien Covid-19, karena selama ini bertugas di ruang poli penyakit dalam.***