Seorang Warga Perum Bumi Tampan Lestari Gantung Diri Dikamar Mandi


Jumat, 21 April 2017 - 14:49:56 WIB
Seorang Warga Perum Bumi Tampan Lestari Gantung Diri Dikamar Mandi
Pekanbaru, Riauin.com - Telah terjadi korban gantung diri korban yang diketahui dengan identitas Ebenezer Sitanggang (49) Kristen yang berkerja sebagai pedagang, hari kamis 20/04/17 pukul 16:30 wib.

Koban gantung diri di rumah korban sendiri Jl. Garuda sakti Perum Bumi Tampan Lestari Rt. 01 Rw. 03 Blok O No. 4  Kel. Sei Sibam,

Paur Subbag Humas Polresta Pekanaru Ipda Dodi Vivino membenarkan ada korban gantung diri dirumahnya Sekira pukul 13:00 wib.

Dari keterangan korban  sempat meminta tolong kepada May tetangga korban untuk mengantarkan korban ke loket Intra, namun sampai pukul 16:00 wib korban tak datang kerumah May,

Selanjutnya tetangga korban menghubungi istri korban yang berada di pasar bawah menanyakan tentang korban dan istri korban menyarankan untuk mendatangi ke rumahnya.

Sesampai di rumah korban May melihat pintu dalam keadaan tertutup namun tidak terkunci, lalu tetangga korban  langsung masuk kedalam dan memanggil nama korban namun tidak ada jawaban dari korban.

Merasa takut untuk masuk kedalam rumah sendiri sdri may memanggil Deston Manurung (25) untuk mencari kedalam rumah, lalu saksi I dan Saksi II merasa curiga dengan keadaan pintu kamar mandi dalam keadaan tertutup, setelah dibuka oleh kedua saksi melihat korban sudah tergantung di dalam kamar mandi dengan menggunakan seutas tali dengan kondisi sudah meninggal dunia (MD) dengan memakai baju lengan pendek dan celana pendek,terang Dodi.

Setelah korban diturunkan oleh tim iden dan dari tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda kekerasan selanjutnya jenazah  dibawak ke RSUD dengan menggunakan Mobil Ambuance.

Dari lokasi tempat korban gantung diri ditemukan sepucuk surat yang ditulis oleh korban yang berisi tulisan

"Kepada keluargaku, aku minta maaf semua kesalahanku, untuk Anaku maafkan bapak ya Nak, bapak tdk berguna dan Kepada Mami Maafin papi atas semua yg terjadi, jgn sedih ya mi, terima kasih perhatianya sama papi".(snc)