KUNTO DARUSSALAM, Riauin.com - Sebanyak 35 Orang guru tenaga pendidik yang mengajar di tingkat Sekolah Dasar (SD),dan Sekolah Menengah Pertama (SMP),di lima Desa Kecamatan Kunto Darussalam Rohul berjanji akan mogok kerja karena mengeluhkan bahwa SK sertifikasi guru triwulan Pertama Tahun 2017 belum diterima.
Guru di lima Desa tersebut yakni yang mengajar di Desa Tanah Datar,Intan Jaya, Muara Intan Kecamatan Kunto Darussalam dan Desa Rimba Makmur,Desa Rimbo Jaya,Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam.
Salah seorang Kepala Suri Aman,MM.Pd,Kepala Sekolah SD N 012 Pagaran Tapah Darussalam,sebagai perwakilan dari seluruh guru tenaga pendidik dari Lima Desa Suri Aman,MM.Pd, Rabu (19/04)di ruang kerjanya mengatakan,Akibat SK sertifikasi tidak keluar atomatis Dana anggaran untuk sertifikasi guru tidak dapat di cairkan.
Melihat dari data dapodik online,tentang penyaluran di beri tanda merah,yang berarti SK sertifikasi tidak dapat terbit,dan dana sertifikasi tidak dapat di cairkan.
Suri Aman juga menyapaikan,Kami seluruh guru tenaga pendidik yang ada di Lima Desa,sudah sepakat akan mogok kerja apabila dalam minggu ini,tidak ada penyelesaiannya dari pihak terkait.
,’’Memang kami mengetahui Kabupaten Rokan Hulu dengan Kabupaten Kampar masih komplen tentang masalah Lima Desa,tetapi janganlah guru tenaga pendidik,dan anak-anak pelajar menjadi korban sengketa tersebut.Kami seluruh guru yang ada di Lima Desa sangat mengharap dana sertifikasi dapat di cairkan,’’Keluh Suri Aman sedih.(Yose)