Siak, Dumai dan Pekanbaru Disiapkan untuk Pengembangan Sapi Kuantan di Riau


Selasa, 14 Juli 2020 - 20:19:59 WIB
Siak, Dumai dan Pekanbaru Disiapkan untuk Pengembangan Sapi Kuantan di Riau 3 daerah di Riau akan mendapatkan Sapi Kuantan untuk pengembangan./foto:internet.

RIAUIN.COM - Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau Rahmat Setiyawan mengatakan,  ada tiga daerah yang bakal dijadikan sebagai tempat untuk pengembangan Sapi Kuantan. Ketiga daerah tersebut, yakni Kabupaten Siak, Kota Dumai dan Pekanbaru. 

Pengembangan Sapi Kuantan, kata Rahmat, dimaksudkan untuk mengimbangi rasio dari populasi ternak sapi di Provinsi Riau yang saat ini masih didominasi oleh Sapi Bali.

Selain itu, kata dia, berdasarkan SK Kementerian Pertanian, Sapi Kuantan juga telah ditetapkan sebagai plasma nutfah atau ras sapi asli Riau.

"Tahun ini dari pusat ada pengadaan 60 ekor Sapi Kuantan, untuk di Dumai 20 ekor, di Siak 20 ekor, dan Pekanbaru 20," kata Rahmat, Selasa (14/7/2020). 

Dia berharap komposisi ternak dengan Sapi Bali itu bisa agak berimbang. Sekarang polusi ternak Sapi Bali mencapai 70 persen. Sementara sapi ini rentan dengan penyakit Jembrana.

Sapi Kuantan memiliki produktivitas yang cukup bagus dengan interval waktu reproduksi setahun sekali.

"Adaptasi sapi ini sangat bagus. Jadi dengan tingkat kelembaban tinggi, kelembaban rendah, sapi ini bisa bertahan," terangnya.

Hanya saja, Sapi Kuantan memiliki postur yang tergolong kecil, dengan rata-rata berat hidup mencapai 150 kilogram.

"Sapi itu kecil. Daging bersih setelah potong hanya 60-79 kg. Tapi kalau melihat pangsa pasar untuk pemotongan ternak lokal cukup bagus. Artinya ketika dipotong, daging itu langsung habis, penjual tidak lagi perlu nyimpan di prizer," pungkasnya.--mcr/nal.