RIAUIN.COM - Lima orang nelayan Bagansiapiapi yang terombang ambing di perairan Selat Melaka diselamatkan kapal tanker berbendera Indonesia. Peristiwa itu terungkap ke publik lewat video yang diunggah pemilik akun FB Devi Simatupang.
Dalam rilis video tersebut, kapal nelayan asal Bagansiapiapi dihantam badai dan karam di Selat Melaka pada Sabtu (11/7/2020) pukul 21.00 WIB malam. Korban ditemukan oleh kapal tanker MT Erawan 1 PT Archanda Shipping pada tanggal Minggu (12/7/2020) pukul 14.00 WIB.


Diperkirakan, hampir 17 jam kelima nelayan tersebut sudah dalam kondisi terapung-apung dengan menggunakan pelampung seadanya.
Dalam video tersebut, seluruh awak ABK kapal tanker MT Erawan 1 PT Archanda Shipping mencoba menenangkan ke 5 Nelayan Bagansiapiapi yang masih terlihat shock akibat kapal yang mereka tumpangi tenggelam. Salah seorang diantara mereka, tidak bisa menahan rasa haru dan bertangisan setelah diselamatkan.
Saat terombang ambing di tengah laut, salah seorang dari 5 nelayan ada yang hanya menggunakan celana dalam. Para ABK kapal Tanker melemparkan pelampung dan meminta seluruh korban saling berpegangan.
Menurut keterangan para korban, tidak ada rekan mereka yang hilang dan semuanya selamat. Untuk memastikan asal korban, ABK kapal Tanker meminta dokumen berupa KTP agar bisa di hubungi pihak keluarga.

Rencananya, kelima nelayan akan dipulangkan ke Bagansiapiapi melalui pelabuhan Dumai setelah berkoordinasi dengan pihak Basarnas Dumai. - amr