Gambar ilustrasi RIAUIN - Seorang pria lanjut usia, Wawi (67) tertimbun tanah dan batu di kedalaman lima meter saat mengerjakan pembuatan septictank yang baru. Korban ada dievakuasi dalam kondisi tidak bernyawa.
Kepala Regu Rescue Grup C Sektor X Jagakarsa Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Selatan, Ade Sudrajat membenarkan kejadian itu.
"Iya benar korban meninggal tercebur ke dalam septictank," tutur Ade saat dikonfirmasi, Minggu (12/7/2020).
Menurut Ade, peristiwa itu terjadi Minggu (12/7/2020) pukul 13.15 WIB. Lokasi persisnya berada di Jalan Camat Gabun Gang Adem Ayem, Lenteng Agung, Jagakarsa.
Awalnya, kakek AW bermaksud membuat septictank baru dengan kedalaman lima meter lantaran septictank yang lama sudah terisi penuh. Saat membuat bendungan, tembok tersebut runtuh dan menimbunnya.
"Langkah awal penyelamatan dilakukan penyedotan menggunakan unit tinja," jelas dia.
Proses evakuasi berlangsung hingga satu jam lebih, mulai pukul 14.20 WIB hingga 15.45 WIB. Saat ditemukan, korban sudah meninggal dunia dan dibawa ke rumah sakit terdekat.
"Saat dievakuasi korban dalam kondisi sudah meninggal dunia," Ade menandaskan. - tra