KAMPAR, RiauIN.com - Tungku peleburan besi baja yang berada di areal perusahaan milik PT Riau Perkasa Steel (RPS) Desa Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, Minggu (8/6/2020) malam meledak.
Peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 23.05 WIB itu mengakibatkan 4 pekerja mengalami luka-luka. Para korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis.
Keempat korban tersebut, Saroh (22), Destor Gulo (29), Li Mao Xian (47), dan
Destiamani Zendratu (36). Mereka merupakan petugas bagian jaga tungku peleburan besi nomor 4. Saat ini para korban sudah mendapatkan perawatan medis di RS Mesra Pasir Putih Pekanbaru.
Kemudian Destor Gulo (29) yang juga petugas bagian jaga tungku peleburan Besi Nomor IV mengalami luka bagian pendengaran telinga dan dirawat Inap RS Mesra Pasir Putih.
Kapolsek Siak Hulu Kompol Zulkarnain SE saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Disampaikannya para korban segera dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan medis.
"Tiga orang diinapkan guna menjalani perawatan medis di RS Mesra Siak Hulu. Sementara satu orang lainnya telah boleh pulang karena hanya mengalami luka ringan," ujar Kapolsek Zulkarnain.
Berdasarkan informasi di lapangan, peristiwa berawal dari uji sampel besi baja yang dilakukan Saroh dalam tungku peleburan nomor 4. Beberpa menit kemudian tiba-tiba terjadi ledakan kuat pada tungku yang membuat para pekerja disekitar terlempar dari lokasi tungku peleburan besi.
Atas kejadian ini sejumlah pekerja tungku lain dan warga sekitar memberikan pertolongan. Mereka membawa pekerja yang menjadi korban ke rumah sakit terdekat.
Saat itu terdapat lima orang penjaga tungku peleburan dan satu orang mandor. Namun hanya tiga orang yang mengalami luka-luka yang lumayan berat, dan satu luka ringan.
Pekerja bernama Saroh (22), Destor Gulo (29) dan Li Mao Xian (47) harus menjalani rawat inap di RS Mesra Siak Hulu. Ketiganya mengalami luka pada bagian tubuh dan pendengaran. Sementara korban Destiamani (36) hanya mengalami luka ringan, dan diperbolehkan pulang.
Personel Polsek Siak Hulu yang mengetahui kejadian itu segera mendatangi lokasi beberapa saat setelah kejadian. Anggota Polsek ini juga telah melakukan olah TKP, mendata korban dan meminta keterangan dari saksi-saksi.
"Adapun dugaan penyebab terjadinya ledakan di tungku peleburan besi PT RPS ini akibat suhu mesin peleburan besi terlalu tinggi. Akibatnya tungku tersebut tidak dapat menahan kapasitas, sehingga terjadilah ledakan," ungkap Kapolsek Zulkarnain.(yus)