Biaya Normal Rp1,7 Juta

Pemprov Riau Tanggung Setengah Biaya Tes Swab Khusus Pelajar dan Mahasiswa


Jumat, 05 Juni 2020 - 22:38:59 WIB
Pemprov Riau Tanggung Setengah Biaya Tes Swab Khusus Pelajar dan Mahasiswa Syamsuar.
PEKANBARU, RiauIN.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan menanggung setengah dari biaya tes swab para mahasiswa dan pelajar asal Bumi Lancang Kuning yang ingin ke luar daerah untuk kembali melanjutkan pendidikan. 

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Riau Syamsuar, kepada wartawan di Gedung Daerah, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Jumat (5/6/2020).

"Terhadap adik-adik mahasiswa yang akan ke luar Riau untuk belajar ke Jawa atau juga ke luar negeri, nanti tes swabnya akan bisa separuh bayar, termasuk santri," kata Gubri. 

Saat ini, kata Gubri, pihaknya tengah melakukan pendataan terhadap para mahasiswa dan pelajar yang akan ke luar daerah. 

"Sekarang lagi diinventarisir, siapa-siapa saja santri yang mau ke Jawa, nanti bayarnya (test swab) setengah saja," demikian Gubri.

Seperti diberitakan, Direktur RSUD Arifin Ahmad, dr Nuzelly Husnedi, MARS mengatakan, tes swab PCR tersebut diprioritaskan bagi warga yang memiliki kepentingan atau tugas keluar kota. Pelayanan swab tersebut untuk warga dikenakan biaya Rp1,7 juta per orang. 

"Sesuai arahan Pak Gubernur, Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad membuka pelayanan swab test bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Nuzelly.

“Bagi yang membutuhkan, harus dibuktikan dengan penugasan dari instansi yang berwenang, dalam rangka kepentingan apa keluar kota. Sedangkan untuk biaya tes swab kita mematok Rp1,7 juta," tambahnya. 

Dijelaskannya, mau tak mau Pemprov Riau harus memfasilitasi pelayanan tersebut. Karena ada kepentingan-kepentingan yang harus dilakukan masyarakat keluar kota seperti ke Jakarta. Sementara daerah lain sudah mempersyarat harus dan wajib ada persyaratan swab.

"Untuk mekanisme pelayanan swab, kita akan memanfaatkan poliklinik Covid-19 di gedung UGD RSUD Arifin Achmad Riau. Kita akan fasilitasi pelayanan swab di sana bagi masyarakat yang ingin melakukan tes swab. Namun kita akan melihat perkembangan, jika terlalu banyak orang melakukan tes swab akan dibatasi. Sebab saat ini RSUD Arifin Achmad tengah fokus terhadap pelayanan Covid-19,” ungkapnya. 

Untuk diketahui, saat ini Labkes RSUD Arifin Ahmad memiliki tiga alat PCR, milik Pemprov, milik Dinas Peternakan dan satu PCR yang dipinjamkan oleh Balai POM Pekanbaru.(nal).