Dikawatirkan Muncul Klaster Baru

Tingkat Kesembuhan 82,05 Persen, Riau Belum Aman dari Penyebaran Covid-19


Jumat, 05 Juni 2020 - 11:20:29 WIB
Tingkat Kesembuhan 82,05 Persen, Riau Belum Aman dari Penyebaran Covid-19 Jubir Covid-19 Riau, dr Indra Yovi.
PEKANBARU, RiauIN.com - Kendati tingkat kesembuhan pasien positif terus meningkat, namun bukan berarti Provinsi Riau aman dari penyebaran virus Covid-19. Sebab, akan muncul kasus klaster baru jika masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan.

Demikian disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Riau, dr Indra Yovi, Jumat (5/6/2020).

Dia menjelaskan, tim labatorium baru saja menerima 6 pasien dalam pengawasan (PDP) dari Pekanbaru. Dan salah satu dari pasien tersebut, terindikasi bakal menjadi pasien positif Covid-19. Dan ini menandakan Riau belum aman dari penyebaran Covid-19.

“Saya ada menerima enam orang PDP, dan satu kemungkinan positif Covid-19, kalau dilihat dari hasil ronsen foto dan lainnya. Selama belum ada vaksin, maka protokol kesehatan tidak ada kebebasan bagi kita, yang paling penting memakai masker wajib dilakukan,” tegas Yovi.

Dokter spesialis paru ini tetap bersyukur dengan tidak adanya penambahan kasus positif Covid-19 di Riau. Bahkan setiap harinya pasien sembuh dan pulang di Riau juga bertambah. Dan Riau masuk dalam dua besar pasien terkonfirmasi sembuh dengan persentase yang cukup tinggi setelah Provinsi Aceh. Namun hal tersebut tidak menjadi acuan bagi masyarakat untuk bebas dari Covid-19. 

“Dari angka ini memang tentu senang angka kesembuhan meningkat dan sudah di rilis 82,05 persen dengan tambahan pasien sembuh dan pulang, tentu diatas 83 persen angka itu hanya sekedar angka. Bukan berarti menyesatkan kita untuk berhati-hati,” tegas Yovi.

“Apapun perbaikan jumlah kasus kita patut kita sukuri. Tapi bukan berarti seperti kita berevoria berlebihan. PSBB menyatakan beberapa tempat dan gerak kita dibatasi. Tetapi begitu PSBB dicabut,  bukan berarti protokol kesehatan dicabut,  tapi dua kali lipat lebih disiplin baru kita bisa senang. Diluar kita melihat sendiri kondisi dibandingkan PSBB, masyarakat seperti tidak peduli,” katanya.(mcr/nal)