Gerakan Kandidat Mulai Masif

Jelang Pilkada Kuansing, Eskalasi Politik Pasca Idul Fitri Meningkat


Senin, 01 Juni 2020 - 18:03:58 WIB
Jelang Pilkada Kuansing, Eskalasi Politik Pasca Idul Fitri Meningkat Para bakal kandidat Pilkada Kuansing mulai menaikkan ritme politiknya pasca Hari Raya Idul Fitri. /Hendrianto
KUANSING, RiauIN.com - Eskalasi politik di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, menghadapi Pilkada Serentak 2020 sudah mulai meningkat. Pasca Hari Raya Idul Fitri, terlihat gerakan masing-masing kandidat cukup sudah masif.

Beberapa kubu pendukung saat ini sudah mulai membicarakan strategi dan mencari  dukungan. Bahkan, ada juga yang telah memilih ketua tim pemenangan.

Misalnya, pasangan Andi Putra-Suhardiman Amby. Beberapa hari usai perayaan Idul Fitri kemarin, pasangan yang disingkat ASA ini, sudah mulai tancap gas.

Mereka sudah membentuk tim sukses. Dan bahkan telah menunjuk mantan Bupati Kuansing, H Sukarmis sebagai Ketua Tim Pemenangan.

Bahkan, Sukarmis telah terpantau mengunjungi beberapa tokoh masyarakat di Kecamatan Kuantan Mudik dan Kecamatan Pucuk Rantau.

Begitupun juga halnya dengan bakal calon wakil bupati, Indra Putra. Mantan anggota DPRD Provinsi Riau ini, usai Idul Fitri kemarin juga terpantau telah mengumpulkan sejumlah tokoh masyarakat Sentajo.

Indra Putra mengakui, selain silaturahmi, kesempatan itu adalah dalam rangka minta restu kepada para tokoh dan masyarakat Sentajo, bahwasanya ia bakal maju kembali bertarung pada Pilkada Kuansing 2020.

Pria yang kerap disapa Indra Kota ini disebut sebut bakal maju bersama bupati petahana, Drs H Mursini.

Sedangkan kandidat lainnya, dr Fahdiansyah alias Ukup juga telah melakukan gerilya politik. Beberapa hari lalu, dr spesialis kandungan ini juga terpantau tengah melakukan koordinasi politik dengan PKB Kuansing.

Ketua PKB Kuansing, Musliadi mengakui hal tersebut. Kata Cak Mus, sapaan akrabnya, pertemuan itu adalah membicarakan soal partai pendukung dan bakal calon wakilnya Ukup.

"PKB memberi tenggat waktu ke Ukup hingga satu bulan kedepan," kata Cak Mus.

Jika Ukup tidak bisa mendapatkan partai tambahan, maka tentu PKB akan menentukan sikap. "Karena satu PKB saja tentu tidak bisa mendukung beliau,. Jadi perlu tambahan partai lain," tambah Cak Mus.

Selain menentukan partai tambahan, dokter Ukup juga didesak oleh PKB untuk segera menentukan bakal calon wakilnya kelak. "Siapa calon wakilnya, itu segera ditentukan," terang Cak Mus.

Sementara pasangan Halim-Komperensi juga terlihat intens melakukan sosialisasi. Baru-baru ini, Wakil Bupati Kuansing, H Halim terlihat mengunjungi masyarakat dibagian hilir. 

Selain intens melakukan sosialisasi, Halim juga juga terlihat aktif menggelar kegiatan Jumat berkah. Dimana, setiap hari Jumat, Halim mengunjungi beberapa mesjid yang ada di Kuansing. (hen)