Nekat Mudik, Kapal 19 Penumpang Tenggelam, 2 Tewas 7 Dalam Pencarian


Sabtu, 23 Mei 2020 - 14:57:22 WIB
Nekat Mudik, Kapal 19 Penumpang Tenggelam, 2 Tewas 7 Dalam Pencarian Ilustrasi kapal tenggelam. | Internet
MALUKU, RiauIN.com - Kapal motor (KM) Selgbadanns Kamar Jaya dilaporkan tenggelam di Perairan Pulau Trangan Kepulauan Aru, Maluku. 

Kapal tersebut membawa sekitar 19 penumpang lokal dari pelabuhan Dobo menuju Desa Batugoyang. Dua dari 19 penumpang meninggal sementara tujuh dalam pencarian dan 10 selamat.

Kapal tradisional Selgbadanns Kamar Jaya memiliki panjang 12 meter dan lebar 3 meter itu membawa 19 penumpang mudik dari pelabuhan Dobo menuju Desa Batugoyang. 

"Benar, kapal penumpang itu tenggelam di tengah larangan mudik. Peristiwa terjadi pada Jumat (22/5/2020) sekitar pukul 22.00 WIT," kata Muslimin, Kepala Kantor Badan SAR Nasional (Kabasarnas) Ambon, Muslimin, Sabtu (23/5/2020).

Muslimin menjelaskan dari 19 penumpang yang tenggelam, 10 orang ditemukan selamat, 7 orang masih dalam pencarian, dan 2 orang meninggal dunia.

Muslimin menegaskan tim Basarnas tengah mengevakuasi dua jenazah dan sepuluh orang yang dinyatakan selama di tengah laut. Namun, tujuh penumpang lain belum ditemukan karena terkendala cuaca. 

Kapal Bocor dan Tenggelam
Sementara itu, kapal motor (KM) Samena yang membawa 12 penumpang dari pelabuhan Namlea Kabupaten Buru menuju Ambon juga mengalami nasib nahas. Kapal mengalami kebocoran pada lambung kapal dan tenggelam di Perairan Tanjung Keramat Maluku meski tidak ada korban jiwa.

"Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (23/5/2020) pukul 05.00 WIT," kata Muslimin melalui pesan singkat pada Sabtu siang. 

"Mereka sudah evakuasi selamat menggunakan KP Tanjung Allang milik Polairud Maluku ke pelabuhan Namlea pulau Buru," ujar Muslim.

Sebelum tenggelam, kata Muslimin, nahkoda kapal Yani Valentino memberikan informasi terkait kondisi kapal di tengah laut ke pihak Badarnas setempat. 

"Tim gabungan yang menuju ke perairan tersebut menemukan belasan awak kapal tengah berenang dan terapung tanpa pelampung di sekitar perairan Tanjung Keramat pulau Buru," ucapnya. (nsv)