Terdaftar Sebagai Cawabup Golkar, Sujarwo Siap Lawan Alfedri di Pilkada Siak?


Kamis, 14 Mei 2020 - 22:37:05 WIB
Terdaftar Sebagai Cawabup Golkar, Sujarwo Siap Lawan Alfedri di Pilkada Siak? Sujarwo saat diwawancarai wartawan di Siak./ist.
SIAK, RiauIN.com - Ditengah pandemi Corona, suhu politik di Kabupaten Siak tiba-tiba memanas. Ini karena nama anggota DPRD Siak Sujarwo masuk sebagai calon wakil bupati yang direkomendasikan Golkar Riau ke Dewan Pengurus Pusat (DPP). 

Surat lampiran DPD Golkar Riau yang tersebar di group WhatsApp sejak dua hari lalu, ditandatangani Ketua Golkar Riau Syamsuar dan Sekretaris Golkar Riau Indra Gunawan Eet.

"Iya, nama-nama yang ada di surat lampiran itu sudah dikirim ke DPP Golkar. Selanjutnya, DPP akan melakukan survei lapangan, sebelum menetapkan calon bupati dan calon wakil bupati yang direkomendasi Golkar untuk bertarung di 9 Pilkada serentak di Riau. Tentu, yang bersangkutan mengetahui namanya masuk bursa penjaringan," kata salah seorang pengurus Golkar Riau yang tak mau namanya ditulis kepada RiauIN.com, Kamis (14/5/2020).

Sesuai isi surat lampiran, khusus untuk Kabupaten Siak, ada empat nama yang diusulkan sebagai bakal calon bupati, diantaranya Ketua Harian Golkar Siak Indra Gunawan, Kadis Perhubungan Siak Said Arif Fadillah, mantan Sekdakab Siak Tengku Said Hamzah dan Kepala Bappeda Siak Wan Muhammad Yunus. Sedangkan untuk bakal calon wakil bupati terdapat satu nama yakni Sujarwo yang merupakan anggota DPRD Siak dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Jika Golkar Riau nantinya merekomendasikan Sujarwo maju sebagai calon wakil bupati, tentu dia akan melawan calon petahana Alfedri yang merupakan Ketua PAN Siak? Siapkah Sujarwo?

Menanggapi surat lampiran Golkar Riau itu, Sujarwo mengakui ada tawaran dari salah seorang pengurus Golkar Siak untuk memasukan namanya agar ikut disurvei elektabitasnya bersama calon lain yang maju di Pilkada Siak.

"Pernah ditelepon oleh H Makmur tentang nama saya masuk dalam bursa calon untuk Pilkada Siak. Ketika itu saya terima, sebagai pertimbangan kalau itu hanya survei saja, ya sah-sah saja lah," kata Sujarwo. 

Disinggung soal adanya konsolidasi politik dengan Golkar Riau, ia menyampaikan belum pernah mengadakan pertemuan intens dalam rangka membahas Pilkada Siak.

"Bulan lalu memang ada yang menyampaikan ke saya dari pengurus DPD Golkar Riau untuk melakukan pertemuan bersama Pak Syamsuar, tapi saya tahan dan berkilah akan meminta tanggapan kepada Pak Alfedri selaku Ketua PAN Siak soal pertemuan itu, dan sampai saat ini belum pernah kami bertemu," ungkap Ketua Komisi II DPRD Siak ini.

Terkait namanya di surat lampiran itu, Sujarwo mengaku belum pernah menerima SK dari Golkar secara langsung untuk diusung maju sebagai cawabup Siak.

"Surat itu baru saya ketahui kemarin sore. Itu pun dari internal PAN bukan dari Golkar," kilahnya.

Menurut Sujarwo, terkait namanya masuk dalam bursa penjaringan Golkar dianggap memojokkan dirinya dan merugikan PAN Siak. Untuk itu, ia akan mengeluarkan surat pernyataan bahwa dirinya tidak akan maju untuk Pilkada 2020 ini dari partai manapun.

"Saya komitmen untuk tidak maju tahun ini. Karena sebagai kader PAN, saya dukung penuh Pak Alfedri untuk kembali memimpin Siak. Terkait sikap Golkar yang sudah memasukan nama saya, akan diserahkan ke PAN Riau," tutup Sujarwo.(wyu/nal).