Putuskan Mata Rantai Covid-19

Tim Covid-19 Pelalawan Lacak 44 Warga Terkait Klaster Santri Magetan


Ahad, 10 Mei 2020 - 07:30:35 WIB
Tim Covid-19 Pelalawan Lacak 44 Warga Terkait Klaster Santri Magetan Tim Covid-19 Pelalawan membawa pasien positif corona dari rumahnya ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci, Sabtu (9/5/2020). /tribunpekanbaru. 
PELALAWAN, RiauIN.com - Dua pasien klaster santri Magetan di Pelalawan menjadi positif Covid-19 membuat tim Covid-19 setempat bergerak cepat. Mereka melacak sejumlah warga yang punya riwayat kontak kontak dengan pasien.

Juru Bicara Covid-19 Pelalawan yang juga Kepala Dinas Kesehatan, Asril SKM MKes, mengatakan pihaknya masih mencari sejumlah warga Pelalawan yang pernah kontak fisik dengan kedua pasien. 

"Tidak hanya di Pelalawan, tetapi juga di seluruh Indonesia, klaster santri Magetan ini sedang dilacak posisinya untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan melalui rapid test oleh tim medis Covid-19. Di Pelalawan kami mencatat ada 44 orang yang berhubungan dengan klaster ini, termasuk tentunya 25 santri  Ponpes di Magetan," kata Asril kepada RiauIN.com, Sabtu (9/5/2020).

Dikatakan, sejak beberapa hari ini tim 
medis Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan dibantu petugas Puskesmas dan aparat setempat telah mencari keberadaan warga Pelalawan yang berkaitan dengan klaster Magetan. Mereka tersebar di enam kecamatan yakni Ukui, Bandar Seikijang, Langgam, Pangkalan Kuras, Bandar Petalangan, Kuala Kampar.

Sampai Jumat (8/5/2020) lalu, tim survei telah berhasil menemukan 32 orang dari 44 warga klaster magetan. Hasilnya 2 orang kedapatan positif, yakni AMK (16) dan RAH (13), sebagaimana yang diumumkan pada Sabtu (9/5/2020) ini. Sisanya negatif.

"Tim Covid-19 Pelalawan masih terus melacak keberadaan warga terkait lainnya. Proses pencarian warga klaster Magetan ini tidak berjalan mulus bagi tim gabungan. Hal ini disebabkan masih banyak masyarakat dan keluarga yang bersangkutan tidak kooperatif saat dilakukan rapid test mereka," kata Asril lagi.(jon)