Waspada DBD

DPRD Pekanbaru Himbau Masyarakat Aktifkan Budaya Gotong Royong


Jumat, 07 April 2017 - 10:02:56 WIB
DPRD Pekanbaru Himbau Masyarakat Aktifkan Budaya Gotong Royong
PEKANBARU - DPRD Kota Pekanbaru Menghimbau masyarakat kota Pekanbaru untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong di tengah tengah masyarakat mengingat Penderita Demam Berdarah Denque (DBD) di Kota Pekanbaru kian tidak terbendung. Bahkan seorang bayi 6 bulan dikabarkan ikut menjadi korban.

"Dalam menanggulangi permasalahan ini tugas kita semua untuk menanggulanginya, mulai dari pemerintah, masyarakat, termasuk kalangan DPRD untuk melakukan gotong royong masal dan penyemprotan masal," seluruh elemen peduli dan tanggap terhadap Lingkungan sekitar masyarakat

Mulai dari lingkungan pemukiman- pemukiman,perkantoran,sekolah dan tempat lainnya hrs selalu di jaga kebersihan dan pemicu tempat berkembang biaknya nyamuk penyebar penyakit DBD inii,ujar Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Nofrizal, Kamis (6/4/2017).

Untuk lebih berjalan program gotong royong ini; lanjut Nofrizal, himbauan gotong royong masal ini harus dicetuskan oleh pemerintah melalui kebijakannya. Sementara, masyarakat bisa berpartisipasi, dengan membersihkan lingkungan masing-masing.

Di samping itu, ujar Politisi PAN ini menghimbau kepada masyarakat kota Pekanbaru  kalau menemukan salah satu keluarganya terindikasi demam tinggi atau tanda-tanda DBD lainnya untuk segera berobat ke rumah sakit.

"Segera berobat, jangan ditunggu. Apalagi di saat situasi seperti ini kita harus tanggap," ujarnya

Sebagaimana diberitakan sebelumya, Kepala Bidang Pengendalian Kesehatan Diskes Kota Pekanbaru Gustianti mengungkapkan, meninggalnya bayi terjangkit DBD tersebut akibat pembuluh darahnya pecah.

"Jadi dibawa ke rumah sakit pada hari ke empat. Orangtuanya terlambat bawa ke rumah sakit, mengakibatkan anak meninggal, pecah pembuluh darah," sebutnya.*(heri)