Covid-19

Dijemput Paksa Tim Medis Lengkap dengan APD, Kakek Ini Ngamuk, Hingga Tendang Petugas


Kamis, 23 April 2020 - 06:24:55 WIB
Dijemput Paksa Tim Medis Lengkap dengan APD, Kakek Ini Ngamuk, Hingga Tendang Petugas Seorang kakek di lombok Ngamuk saat dijemput petugas medis. (Tangkapan Layar Instagram/@jokersupriadi)
LOMBOK, RiauIN - Beredar sebuah video di media sosial yang cukup viral tentang  kakek-kakek yang mengamuk, saat dijemput paksa petugas medis dengan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

Dalam video yang berdurasi 32 detik tersebut, terlihat tiga petugas medis menggiring kakek untuk dibawa ke ambulans.

Dalam proses penjemputannya, si Kakek tersebut bahkan mencoba melawan dengan menendang salah satu petugas, namun usahanya gagal.

Kabarnya, lansia yang berdomisili di Lombok itu ngamuk-ngamuk itu karena menolak dibawa ke rumah sakit. Sementara sang kakek mengidap Covid-19.

Terlihat dalam rekaman video kakek tersebut, enggan memasang masker yang hendak dipasang oleh petugas medis sambil berteriak, dan terlihat juga beberapa petugas kepolisan dan TNI turut menjemputnya.

Salah satu video tersebut juga diunggah @jokersupriadi pada, Selasa (21/4/2020).

Dalam captionnya, pengunggah video tersebut menuliskan lokasi tersebut ada di Lombok Barat.

"Seorang pria dengan status positif corona menolak berobat di Kelurahan Lingsar - Kabupaten Lombok Barat. Pria tersebut menolak berobat karena takut dikucilkan, terimakasih banyak TIM MEDIS, TNI - POLRI dan perangkat Kelurahan yang akhirnya berhasil mengevakuasi pria tersebut keluar dari dalam rumah," tulisnya dalam caption.

Dilansir dari Kompas.com, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat Made Ambaryati menyampaikan, bahwa video itu memang benar adanya, dengan status yang dievakuasi alami gangguan jiwa.

Ia menuturkan, namun keterangan yang menyebut bahwa orang tersebut positif corona tidak benar.

“Yang ramai di Instagram itu, memang dari hasil rapit diagnostic test (RDT) orang tersebut menunjukan hasil reaktif, kalau yang positif itu tidak akan di rumah, kita isolasi semua di rumah sakit,” kata Ambaryati, saat dikonfirmasi, Rabu (22/4/2020).

Ambarwati menyampaikan, orang tersebut merupakan mertua dari salah satu pasien positif Covid-19 di Kabupaten Lombok barat.

“Dia adalah mertua dari pasien positif yang saat ini sedang di RSUD,” ujar Ambaryati.

Saat ini, orang tersebut sudah diperiksa di Puskesmas Desa Sigarongan, dan telah dilakukan rujukan untuk berobat ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mataram.(fbh)