Pemko Pekanbaru Cek Ulang Data Penerima Bantuan Covid-19 yang Diajukan RT/RW


Selasa, 21 April 2020 - 10:41:50 WIB
Pemko Pekanbaru Cek Ulang Data Penerima Bantuan Covid-19 yang Diajukan RT/RW Firdaus. /net
PEKANBARU, RiauIN - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sedang melakukan validasi data masyarakat yang akan mendapat bantuan, terdampak pandemi Corona (Covid-19).

"Agar penerima tidak tumpang tindih, kita perlu lakukan kroscek nama masyarakat yang diajukan oleh RT/RW sesuai dengan data Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Provinsi Riau bahkan Kementerian Sosial," kata Walikota Pekanbaru Firdaus melalui Kabag Humas Mas Irba Sulaiman di Pekanbaru, Selasa (21/4), dilansir Antara.

Mas Irba mengatakan, tujuannya untuk memilah mana masyarakat yang sudah terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan mana yang belum tetapi tergolong miskin.

Ia mengatakan, Pemko mengelompokkan masyarakat yang berhak menerima bantuan yakni, masyarakat miskin, masyarakat rentan miskin, Orang Dalam Pemantauan (ODP), keluarga Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan keluarga pasien positif Covid-19.

"Jadi yang akan mendapat tahap awal ini keluarga dalam kategori di atas tetapi belum terdaftar sebagai PKH," katanya.

Irba menerangkan, dari data Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru, dilakukan validasi kembali terhadap data yang sebelumnya. Kini data tersebut sudah berada di tangan Kementerian Sosial untuk selanjutnya menunggu angkanya.

"Karena ada juga yang sudah meninggal, dan pindah, makanya kita cocokkan lagi," jelasnya.

Dikatakan dia, untuk tahap I ini, bantuan sembako disiapkan untuk 20.000 paket dulu. Sementara anggarannya yang telah tersedia sebesar Rp115 miliar, guna pemberian bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak akibat Covid-19.

"Terkait waktunya, Walikota sudah menyebutkan disalurkan satu atau dua hari sebelum Ramadhan. Kalau tidak paling lama awal Ramadhan disalurkan," katanya.

Baca Juga:

Adapun bentuk bantuan yang akan disalurkan beras 5 kg per kepala keluarga, ini didapat dari Bulog totalnya 100 ton ditambah lauk pauk.

"Selain beras, ada bahan pokok lainnya yang akan diberikan berupa minyak goreng, telur, me instan, ikan kaleng dan gula, saat ini tengah dilakukan pengemasan," tukas Irba.(nal)