TEMBILAHAN, Riauin.com - Masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta jujur memberikan keterangan riwayat perjalanan saat ditanya petugas medis guna mencegah semakin merebaknya virus corona (Covid-19).
Juru Bicara Covid-19 Inhil, Trio Beni Putra mengatakan, kejujuran informasi yang disampaikan memudahkan petugas medis dalam menentukan perawatan yang diberikan.
"Seharusnya jujur saja, jangan takut karena penyakit ini bukan aib, dengan kejujuran akan mudah menentukan tindakan pertolongan dari petugas medis," kata Trio, Sabtu (18/4), dirilis Antara.
Plt Kadiskominfo Persantik Inhil ini menegaskan tidak ada kerugian jika memberikan keterangan jujur kepada petugas medis. Dengan kejujuran maka akan berdampak kebaikan pada diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar.
"Contoh, ada warga melakukan perjalanan dari zona merah namun saat diintrogasi tidak mengakui jadi penanganannya dianggap biasa saja. Okel ah dia memiliki imun tubuh kuat tapi bagi yang berinteraksi dengannya yang tidak memiliki imunitas tubuh kuat bisa menjadi masalah baru yang berasal dari dirinya. Jadi kejujuran itu sangat dibutuhkan untuk memutuskan mata rantai Covid-19 ini," tukas Trio.
Hingga saat ini tercatat ada 6.378 orang dengan pemantauan (ODP) yang terdiri dari ODP Dalam Pemantauan sebanyak 65, ODP Selesai Pemantauan 4.407, Orang Tanpa Gejala (OTG) 2.266.
Sementara itu, untuk PDP tercatat sebanyak delapan orang yang terdiri dari PDP masih dirawat satu orang, lima PDP yang sembuh, dan dua PDP meninggal dunia. Satu PDP yang meninggal dinyatakan positif Corona.(nal).