Plt Kadis Pariwisata Riau Keluarkan Surat Edaran

Selama Covid-19, Kafe dan Restoran Mesti Diminta Terapkan "Bungkus Bawa Pulang"


Kamis, 16 April 2020 - 18:25:02 WIB
Selama Covid-19, Kafe dan Restoran Mesti Diminta Terapkan Plt Kadis Pariwisata Riau, Yoserizal Zen. (F: ist)
PEKANBARU, Riauin.com - Peran asosiasi dan pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Riau sangat diharapkan dalam upaya mencegah penyebaran wabah Covid-19.

Diantaranya tidak mengumpulkan orang banyak dan menerapkan sistem "bungkus bawa pulang" atau take away untuk seluruh jenis makanan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Riau Yoserizan Zen mengatakan pihaknya sudah menerbitkan surat edaran untuk mengatur hal itu semua. 

Dalam surat edaran nomor 556/DPAR-PP/281 tahun 2020 itu disebutkan, bagi pengelola jasa perhotelan dan convention centre agar tidak melakukan transaksi bisnis yang bersifat mengumpulkan orang banyak. Seperti pernikahan, pameran, konvension, pelatihan, Bimtek dan sejenisnya.

Kemudian juga mengimbau kepada pengusaha kafe, restoran dan rumah makan untuk menerapkan sistem take away atau pelayanan bawa pulang. Hal itu untuk membatasi jumlah kursi yang tersedia dengan jarak minimal satu meter.

"Semua mesti melakukan tindakan penutupan sementara operasional di seluruh  objek dan daya tarik wisata (ODTW) di wilayah sampai dengan dicabutnya status siaga darurat bencana akibat wabah virus corona," kata Yoserizal Zen di Pekanbaru, Kamis (16/4/2020).

Selanjutnya dikatakan pihaknya membatasi jam buka operasional bagi pengelola mall atau pusat perbelanjaan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan penanganan covid-19. Tidak melakukan transaksi atau penawaran paket-paket wisata outbound dan paket wisata inbound bagi pengelola travel agent, tour operator atau travel biro. 

Pada surat itu Pelaksana Tugas (Plt) Kadispar Riau juga berharap kepada para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, agar turut melaporkan dampak ekonomi di sektor pariwisata akibat pandemik Covid-19 kepada Dispar Riau.

Melakukan koordinasi dengan dinas yang menangani pariwisata, ekonomi kreatif dan ketenagakerjaan untuk menangani dampak Covid-19 bagi dunia usaha. Serta berupaya secara maksimal agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja dengan karyawan. 

“Gubernur Riau mengharapkan seluruh pemangku kepentingan untuk bersatu, bahu membahu menghadapi masa sulit ini sehingga pada saat pandemik covid-19 berakhir. Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif mesti kembali bangkit dan lebih baik dari sebelumnya,” kata Plt Raja Yoserizal Zen, Kamis (16/4/2020)..

Untuk itu pihaknya mengajak para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, untuk saling membantu, dalam menghadapi kondisi yang tidak mudah ini. 

"Saat ini Dispar Riau terus melakukan koordinasi dengan Kemenparekraf  dan kementerian dan lembaga terkait, mengusulkan berbagai stimulus ekonomi agar dapat meringankan beban dan biaya untuk para pelaku usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dengan demikian dapat mengurangi potensi PHK karyawan di sektor tersebut,” ungkapnya.(rls/vie)