Pemindaian Paspor Terus Dipacu Walau Ada Kemungkinan Haji Batal


Rabu, 08 April 2020 - 16:07:33 WIB
Pemindaian Paspor Terus Dipacu Walau Ada Kemungkinan Haji Batal Paspor haji. (F: Net)

JAKARTA, Riauin.com - Pemerintah melalui Kemenag memastikan persiapan haji 1441 H/2020 M terus berjalan. Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) juga sudah dibuka hingga 30 April mendatang untuk tahap I.

Hal itu diutarakan Kasi Pendaftaran Dokumen Haji Kanwil Kemenag Riau Drs H Elwizar MA, Rabu (08/04) sekitar pukul 12.45 WIB.

Ia mengatakan pemindaian paspor terus dipacu kendati saat ini Indonesia diterpa wabah covid-19, dan kemungkinan ibadah haji dibatalkan.

“Kami mengimbau kabupaten/kota yang belum mengantar pasport agar segera menyerahkan ke Kanwil, Alhamdulillah paspor yang sudah ada di kanwil baru saja selesai discanning,” ujarnya. 

Sedikitnya ada empat proses scanning yang dilaksanakan di Kanwil. Dokumen tersebut adalah pasport, lembaran bukti kesehatan (istitho'ah), lembar bukti pelunasan dan pas photo ukuran 4x6.

Pihaknya mengaku tidak ada kendala selama proses tahapan dokumen haji calon jemaah. Hanya saja terkait pelunasan, harus mengacu kepada imbauan dirjen yang terbaru bahwa yang boleh melakukan pelunasan di Bank paling banyak lima orang saja.

“Bahkan dianjurkan melalui transaksi non teller (tanpa tatap muka) bisa dilakukan dengan sistem SMS banking atau lainnya," ungkapnya.

Begitu pula, untuk layanan pendaftaran haji, pihaknya menyebut tetap berjalan seperti biasa, untuk wilayah yang  belum terdeteksi ada positif Corona. Namun sesuai keputusan Dirjen PHU Kemenag RI layanan ini pun dibatasi.

“Hanya boleh 5 orang perhari yang mendaftar ke bank setempat," katanya.

Sementara untuk wilayah yang sudah ada pasien positif Corona, maka pendaftaran haji ditunda, mengingat pegawai sudah diberlakukan bekerja dari rumah (WFH). Hal tersebut mengacu pada surat Edaran Menag Nomor 4 point 1 huruf a.

Selain itu pihaknya menyebut untuk musim haji ini, paspor tidak lagi diantar ke Jakarta, seperti sebelumnya, melainkan cukup di-scan di Kanwil.

Tahapan selanjutnya diteruskan secara sistem untuk mendapatkan visa dari Kedubes Saudi Arabia (KBSA)," jelasnya.(rls/vie)