Update 7/4/2020: Sudah 7 PDP Corona di Riau Meninggal Dunia, Paling Muda 18 Tahun


Selasa, 07 April 2020 - 19:19:19 WIB
Update 7/4/2020: Sudah 7 PDP Corona di Riau Meninggal Dunia, Paling Muda 18 Tahun Ilustrasi virus Corona. (Net)

PEKANBARU, Riauin.com - Juru Bicara (Jubir) penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yopi menyampaikan bahwa telah ada 7 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona (Covid-19) yang meninggal dunia di Tanah Melayu. Mereka meninggal saat masih menunggu hasil uji swab keluar dari Balitbangkes. 

"Sampai hari ini, sudah 7 PDP yang meninggal dunia di Riau. Semuanya meninggal saat menunggu hasil swabnya keluar dari Balitbangkes," kata Indra, saat jumpa pers, Selasa (7/4/2020) di Gedung Daerah.

Adapun PDP yang meninggal dunia tersebut, pertama perempuan berinisial BNA umur 25 tahun, meninggal 6 April di salah satu RS swasta di Pekanbaru. Kedua, tuan AS umur 66 tahun yang meninggal di RS Dumai, tanggal 27 Maret.

Tiga, nyonya I berumur 55 tahun, meninggal di RS swasta Pekanbaru pada tanggal 2 April. Keempat, nyonya NEH yang berumur 51 tahun, meninggal di RS Pekanbaru pada 1 April. Lima, tuan SBW umur 55 tahun, meninggal di RS Binakasih, tanggal 4 April.

Keenam, tuan RA yang berumur 18 tahun, meninggal di RS Tembilahan pada 5 April. Dan terakhir tuan RA yang berumur 25 tahun, meninggal di Kuansing, tanggal 5 April 2020.

"Tiga perempuan dan empat laki-laki. Yang paling muda usia 18 tahun, meninggal di RS Tembilahan, Kabupaten Inhil," ujarnya.

Dari 7 PDP yang meninggal ini, lanjut Yopi, belum diketahui pasti diagnosis atau penyebabnya meninggal. Karena butuh yang namanya otopsi, sementara medis tidak bisa melakukan hal tersebut.

"Tetapi diantara 7 PDP Riau yang meninggal ini, sewaktu menjadi PDP juga sudah ada penyakit bawaan. Seperti di Dumai, sewaktu masuk RS dalam keadaan struk. Tembilahan masuk dalam keadaan terjangkit Demam Berdarah," jelasnya.

Kemudian, untuk nyonya BNA memang ada gejala tipus. "Dan itulah yang menjadi diagnosis dasar pasien meninggal. Kalau hasil swab keluar dan dinyatakan negatif berarti pasien meninggal bukan corona," jelasnya.(nal)