MERANTI, riauin.com-- warga Sungai Tohor Barat dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang hanyut mengapung dalam posisi telungkup.
Penemuan sosok mayat perempuan tersebut sekitar pukul 00. 15 Wib di Pelabuhan Rakyat Desa Sungai Tohor Barat, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, Sabtu (15/02 2020).
Diketahui mayat perempuan tersebut bernama NOFIRAWATI mengalami gangguan jiwa merupakan warga Desa Sungai Tohor Kecamatan Tebingtinggi Timur.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Taufik Lukman Nurhidayat SIK MH melalui Kapolsek Tebingtinggi Tinggi IPTU Aguslan, S.H membenarkan atas penemuan mayat tersebut. Benar, anggota Bhabinkamtibmas yang bertugas didesa Sungai Tohor Kecamatan Tebingtinggi Timur, A. R.Fadhilan di pelabuhan Desa Sungai Tohor Barat ditemukan sosok mayat perempuan yang hanyut dengan posisi terlungkup.
Diketahui mayat tersebut bernama Novirawati mengalami Gangguan jiwa umur 31 tahun merupakan warga Sungai Tohor Kecamatan Tebingtinggi Timur Kabupaten Kepulauaneranti, sekira pukul 00 :15 wib dan langsung di bawa kerumah duka dengan menggunakan mobil ambulance
Adapun kronologis kejadiannya sekira pukul 18:30 wib seorang ibu rumah tangga bernama Raizah mendatangi kediaman Budimas untuk meminta tolong mencari anaknya. Korban pagi sekira pukul 18.30 wib ke arah Desa Sungai Tohor Barat.
Sekitar pukul 20.15 wib Budimas bertanya kepada warga Desa Sungai Tohor Barat apakah ada melihat korban diseputaran Desa Sungai Tohor Barat, dimana pada saat itu ada beberapa warga yang melihat korban berjalan kaki mengarah ke pelabuhan Desa Sungai Tohor Barat. Mengetahui hal tersebut Budimas kembali mencari korban di seputaran pelabuhan bersama-sama dengan warga Sungai Tohor Barat.
Sekitar pukul 00.15 wib saksi Kurnia Ihsan yang saat itu sedang memancing di Pelabuhan Desa Sungai Tohor Barat tersebut melihat ada sesuatu yang mengambang hanyut terseret arus di depannya. Seketika Kurnia Ihsan segera menghidupkan lampu penerangan senter dan melihat ada mayat manusia yang hanyut mengapung dalam posisi telungkup,
Mengetahui hal tersebut Kurnia ihsan berteriak memanggil warga yang masih berada di seputaran pelabuhan untuk mengangkat korban. Warga bersama-sama mengangkat mayat korban dan membawa Korban ke rumah duka dengan menggunakan mobil ambulance dan memanggil dokter untuk memastikan keadaan korban.
Dokter Syafri mendatangi rumah duka dan menjelaskan bahwa terhadap korban tidak ditemukan tanda kekerasaan, benturan benda tumpul di sekitar tubuh korban. Dokter juga menyatakan kepada keluarga korban bahwasanya korban sudah meninggal. (sya)