PEKANBARU, Riauin.com - Dalam pertemuan tersebut dibahas tentang sejumlah hal terkait keorganisasian, serta memilih ketua FDI Riau dan menentukan jajaran kepengurusan.
Dalam pertemuan tersebut terpilih secara aklamasi Rektor Universitas Lancang Kuning (Unilak) Dr Junaidi yang juga pemegang mandat pembentukan FDI Riau dan Kepri. Terlihat hadir sejumlah dosen dari Universitas Riai, Universitas Islam Riau, Universitas Islam Negeri Suska, Universitas Lancang Kuning, Universitas Muhammadiyah Riau, Universitas Abdurrab, dan sekolah tinggi lainnya.
"Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan teman-teman dosen semua. Dengan terbentuknya kepengurusan ini maka ke depan kita berharap FDI bisa menjadi wadah silaturahmi dan komunikasi para dosen di Riau. Harapan selanjut wadah ini mampu membantu dalam pengembangan kualitas dosen
dan pendidikan tinggi Indonesia," kata Dr Junaidi seusai pertemuan perdana FDI Riau di kampus Unilak, Jumat (24/1/2020).
Terkait mandat pembentukan FDI Kepri yang diterimanya, Junaidi mengatakan pihaknya akan melakukan komunikasi dengan sejumlah dosen senior di provinsi tersebut. Sehingga para dosen di provinsi Kepri juga dapat membentuk kepengurusan daerah FDI sendiri.
Forum Dosen Indonesia atau dalam bahasa Inggris disebut Indonesian Lecturer Forum (ILF) didirikan di Jakarta pada tanggal 24 Agustus 2013, berdasarkan Akta Pendirian tertanggal 8 Januari 2014 yang dikeluarkan oleh Notaris Arie Prio Buntoro, SH.
FDI merupakan organisasi yang bersifat independen yang tidak terikat langsung dengan institusi para anggotanya dan berbasiskan teknologi informasi.
Forum ini memiliki tujuan untuk membantu advokasi para dosen dalam beberapa hal. Antara lain advokasi kebijakan publik terkait pendidikan tinggi, advokasi kelembagaan pendidikan tinggi, advokasi penguatan dan pengembangan keprofesian dosen, advokasi penyelesaianpermasalahan profesionalisme dosen, dan advokasi dana bantuan pengembangan pendidikan.(vit)