PEKANBARU, Riauin.com - Meski Provinsi Riau sudah diguyur hujan beberapa hari belakangan ini, namun belum juga dapat memadamkan seluruh hotspot atau titik panas yang disinyalir sebagai kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Menurut Badan Meteorologi,Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, pada hari ini, Rabu (2/10/2019) masih ada titik hotspot atau titik panas di Provinsi Riau. Namun, juga diprediksi ada potensi hujan tetapi tidak merata.
Petugas analisis BMKG stasiun Pekanbaru, Bibin Sulianto mengatakan kepada wartawan bahwa hotspot di tingkat confidence 50 persen, Riau masih memiliki dua titik panas, dan dua titik panas itu terdapat di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).
Bibin juga menyebutkan, hingga sore nanti secara umum cuaca Riau akan cerah berawan. "Tetapi ada potensi hujan dengan intensitas ringan di sebagian wilayah Provinsi Riau," katanya.
"Adapun wilayah yang memiliki potensi hujan di antaranya wilayah Rokan Hulu (Rohul), kemudian Rokan Hilir (Rohil), seterusnya Bengkalis dan Dumai,"sebutnya.
Sementara itu, untuk kondisi suhu udara sendiri tidak begitu terik, maksimal sekitar 32 derjat celcius. Dan untuk kelembaban udara 55 - 100 persen.
"Untuk angin, nantinya akan berhembus dari Timur ke Tenggara, kecepatannya diperkirakan sekitar 10 - 20 km/jam. Kemudian untuk ketinggian gelombang perairan di Provinsi Riau umumnya berkisar antara 0,5 - 1,25 meter," tutupnya.(int/nol)