Penemuan peluru tersebut berawal ketika Hendra (33) dan Iksan (17), warga jalan Garuda Kampung Baru, memanen sawit. Mereka melihat ada sebuah kaleng yang bersinar mirip kuning keemasan. Karena panasaran, mereka mencoba membuka kaleng yang berada di bawah tumpukan pelepah sawit tersebut. Ternyata kaleng tersebut isinya peluru aktif.
Henda dan Ikhsan melaporkan penemuan peluru itu ke ketua RT, dan diteruskan ke Babinsa Gurun Panjang dari Koramil 02 Bukit Kapur. Termasuk juga ke Polsek Bukit Kapur.
"Peluru itu ditemukan pada saat mereka mau mendodos sawit. Mungkin sudah lama karena pelurunya sudah berkarat," kata Koramil 02 Bukit Kapur, Kapten Inf A Siahaan, melalui Babinsa Gurun Panjang Serka H Hasibuan kepada awak media.
Mendapat laporan tersebut, sejumlah petugas langsung mendatangi lokasi kejadian. Selanjutnya, peluru dibawa ke Polsek Bukit Kapur untuk diperiksa.
Menurut Serka A Hasibuan, dugaan sementara ratusan peluru tersebut masih aktif. Hanya, sebagian besar peluru selongsongnya sudah berkarat.(int/nol)
sumber: cakaplah