RIAUIN.COM - Petugas gabungan dari Rumah Tahanan Negara Kelas I Pekanbaru bersama aparat kepolisian memperketat pengawasan dan penyisiran di sejumlah wilayah untuk menangkap kembali seorang narapidana kasus pencurian dengan pemberatan bernama Nasriyatno alias Cili bin Rakiman (35). Upaya pencarian kini memasuki hari kedua setelah tahanan tersebut dilaporkan meloloskan diri pada Minggu (24/5/2026) petang.
Fokus pengejaran di lapangan saat ini juga memanfaatkan kondisi fisik narapidana yang diduga mengalami cedera. Berdasarkan penyelidikan awal, Nasriyatno nekat memanjat dan melompati dinding pembatas rutan tanpa bantuan alat, yang menyebabkan dirinya terluka parah saat mendarat di luar area steril.
Selain menyisir jalur-jalur pelarian, otoritas rutan juga mulai membuka komunikasi dengan kerabat dekat pelarian tersebut. Pendekatan persuasif dilakukan agar pihak keluarga bersedia menyerahkan Nasriyatno atau memberikan informasi jika yang bersangkutan menghubungi mereka.
Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru Erwin Siregar menjelaskan bahwa seluruh personel internal dan bantuan dari instansi luar telah dikerahkan ke titik-titik yang dicurigai. Pihaknya berharap respons cepat di lapangan dapat segera membuahkan hasil dan mempersempit ruang gerak sang narapidana.
Meskipun detail mengenai titik lemah yang dilewati tahanan belum dibuka secara rinci, pengamanan di sekitar rutan kini langsung dievaluasi secara menyeluruh. Petugas juga mengimbau masyarakat yang melihat pergerakan pria mencurigakan dengan luka fisik untuk segera melapor ke pos polisi terdekat. (*)