BENGKALIS, RiauIN.com – Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Kabupaten Bengkalis yang meninggal dunia, kembali bertambah.
Perempuan paruh baya, EA (49) yang merupakan PDP ke-66 menghembuskan napas terakhir pada Sabtu(16/5/2020) dini hari.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Johansyah Syafri membenarkan kabar duka duka tersebut.
“Benar. Sesuai data yang kami terima dari Dinas Kesehatan sekitar pukul 14.15 WIB tadi, PDP atas nama EA berpulang menghadap-Nya,†jelas Johan.
Masih mengutip informasi dari Dinas Kesehatan, kata Johan, EA mulai dirawat di RSUD Mandau pada Kamis (14/5/2020) meninggal dunia dini hari tadi sekitar pukul 04.35 WIB.
Sebagaimana sudah diinformasikan sebelumnya, sebelum dirawat di RSUD Mandau, EA memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta sekitar Januari 2020.
Informasi yang diperoleh Johan, sejak kepulangan dari Jakarta itu EA mulai jatuh sakit. Dia sering mengeluhkan kondisi badannya yang sering lemas, batuk, dan sekali-sekali demam.
Baca Juga:
Ditambahkan Johan, setelah dirawat di RSUD Mandau pihak medis melakukan pengambilan sampel lendir tenggorokan untuk tes swab. Tes swab pertama EA dilakukan Jumat, 15 Mei 2020.
“Sampelnya sudah kita kirimkan ke Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Ahmad. Namun sampai sekarang hasilnya belum diketahui,†jelasnya.
Ditambahkan, sesuai peraturan kesehatan Covid-19 maka jenazah EA dikebumikan mengikuti protokoler Covid-19.
Untuk itu, Johansyah mengatakan atas nama Pemkab Bengkalis dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bengkalis, pihaknya mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya pasien EA.
“Semoga husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan tabah dan sabar dalam menerima cobaan ini,†ucap Johan.
Baca Juga:
Dengan meninggalnya EA, maka total PDP yang meninggal dunia di Kabupaten Bengkalis sebanyak 9 orang atau 13,64 persen dari jumlah keseluruhan PDP di Bengkalis, 66 orang.(fbh/rls)